Lagu lain dari Panic! At The Disco
Deskripsi
Alto Saksofon: Aaron Heick
Saksofon Tenor: Andy Snitzer
Vokal: Brendon Urie
Pengaduk: Claudius Mittendorfer
Saksofon Bariton: Dave Riekenberg
Saksofon Tenor: David Mann
Terompet: Dylan Schwab
Produser: Jack Sinclair
Terompet: Jeff Kievit
Tenor Trombon: Mike Davis
Master: Pete Lyman
Bass Trombon: Randy Andos
Penyusun: Rob Mathes
Insinyur: Suzy Shinn
Produksi Tambahan: Laut Putih
Penulis: Brendon Urie
Penulis: Jake Sinclair
Penulis: Morgan Kibby
Lirik dan terjemahan
Asli
If you're a lover, you should know the lonely moments just get lonelier the longer you're in love than if you were alone.
Memories turn into daydreams, become a taboo.
I don't want to be afraid.
The deeper that I go, it takes my breath away. Soft hearts, electric souls.
Heart to heart and eyes to eyes. Is this taboo?
Baby, we built this house on memories.
Take my picture now, shake it till you see it, and when your fantasies become your legacy, promise me a place in your house of memories.
I think of you from time to time more than I thought I would.
You were just too kind, and I was too young to know.
That's all that really matters. I was a fool.
Baby, we built this house on memories.
Take my picture now, shake it till you see it, and when your fantasies become your legacy, promise me a place in your house of memories.
Those thoughts of past lovers, they'll always haunt me.
I wish I could believe you'd never wrong me.
Then will you remember me in the same way as I remember you?
Baby, we built this house on memories.
Take my picture now, shake it till you see it, and when your fantasies become your legacy, promise me a place.
Baby, we built this house on memories.
Take my picture now, shake it till you see it, and when your fantasies become your legacy, promise me a place in your house of memories.
In your house of memories.
Promise me a place
Terjemahan bahasa Indonesia
Jika Anda seorang kekasih, Anda harus tahu bahwa saat-saat kesepian semakin lama Anda jatuh cinta akan semakin sepi dibandingkan jika Anda sendirian.
Kenangan berubah menjadi lamunan, menjadi tabu.
Saya tidak ingin takut.
Semakin dalam aku pergi, aku semakin terengah-engah. Hati yang lembut, jiwa yang elektrik.
Hati ke hati dan mata ke mata. Apakah ini tabu?
Sayang, kita membangun rumah ini berdasarkan kenangan.
Ambil fotoku sekarang, goyangkan sampai kamu melihatnya, dan ketika fantasimu menjadi warisanmu, berjanjilah padaku sebuah tempat di rumah kenanganmu.
Aku memikirkanmu dari waktu ke waktu lebih dari yang kukira.
Kamu terlalu baik, dan aku masih terlalu muda untuk mengetahuinya.
Itu saja yang terpenting. Saya bodoh.
Sayang, kita membangun rumah ini berdasarkan kenangan.
Ambil fotoku sekarang, goyangkan sampai kamu melihatnya, dan ketika fantasimu menjadi warisanmu, berjanjilah padaku sebuah tempat di rumah kenanganmu.
Pikiran tentang kekasih masa lalu itu, akan selalu menghantuiku.
Aku berharap aku bisa percaya kamu tidak akan pernah salah padaku.
Lalu maukah kamu mengingatku sama seperti aku mengingatmu?
Sayang, kita membangun rumah ini berdasarkan kenangan.
Ambil fotoku sekarang, goyangkan sampai kamu melihatnya, dan ketika fantasimu menjadi warisanmu, berjanjilah padaku sebuah tempat.
Sayang, kita membangun rumah ini berdasarkan kenangan.
Ambil fotoku sekarang, goyangkan sampai kamu melihatnya, dan ketika fantasimu menjadi warisanmu, berjanjilah padaku sebuah tempat di rumah kenanganmu.
Di rumah kenanganmu.
Janjikan aku sebuah tempat