Deskripsi
Produser: Marquis
Penulis Lirik, Komposer: Marianne Mirage
Penulis Lirik: Federico De Nicola
Komposer: Gioele Accongiagioco
Lirik dan terjemahan
Asli
È venuto fuori il sole dopo tanti giorni di pioggia.
Ti ha dato un bacio in fronte quando Aldo se n'è andato col trattore.
Quella terra così bagnata che mi ricorda ancora chi sono, che non ho perso la strada di casa.
E da quanto tempo ci diciamo "non c'è più tempo".
Cosa devo fare per tenere i miei ricordi laggiù?
Dove il cielo si perde nel blu mi guardavi dal campo.
E c'era soltanto un sorriso e non serviva nient'altro.
Questo è il posto dove nascono i sogni.
Ripartiamo, dai, accendi quella macchina che è ferma lì da secoli.
E quel bosco che m'ha visto litigare e far l'amore di nascosto.
E che ne dici di cadere insieme come due ciliege laggiù?
Dove il cielo si perde nel blu mi guardavi dal campo.
E c'era soltanto un sorriso e non serviva nient'altro.
Questo è il posto dove nascono i sogni.
Terjemahan bahasa Indonesia
Matahari muncul setelah hujan berhari-hari.
Dia mencium keningmu saat Aldo pergi dengan traktornya.
Bumi yang basah itu masih mengingatkanku pada siapa diriku, hingga aku belum tersesat dalam perjalanan pulang.
Dan sudah berapa lama kita berkata pada diri sendiri “tidak ada waktu lagi”.
Apa yang harus aku lakukan agar kenanganku tetap ada di sana?
Dimana langit hilang dalam birunya kau menatapku dari lapangan.
Dan yang ada hanya senyuman dan tidak ada lagi yang diperlukan.
Di sinilah mimpi lahir.
Mari kita mulai lagi, ayo, nyalakan mobil yang telah berdiri di sana selama berabad-abad.
Dan hutan yang melihatku berdebat dan bercinta secara rahasia.
Dan bagaimana kalau jatuh bersama seperti dua buah ceri di sana?
Dimana langit hilang dalam birunya kau menatapku dari lapangan.
Dan yang ada hanya senyuman dan tidak ada lagi yang diperlukan.
Di sinilah mimpi lahir.