Deskripsi
Aktor, Efek Vokal: Nuta z Duszą
Efek Vokal: Brak
Produser: kopozycja własna
Penulis lirik: Nuta z Duszą
Komposer : Edyta Kempa
Lirik dan terjemahan
Asli
Cisza między nami krzyczała, a nasze "ho" pękało.
Jak cień, co znika w świetle, zostawia pustkę. Nie każdy krok zostawia ślad, mimo to zmienia nasz los.
Czasem trzeba zniknąć, by innym otworzyć oczy.
Kiedyś ludzie mieli mniej, lecz byli bliżej siebie.
Dotyk palców szeptał, gdy milczały uuuusta.
W prostych gestach była siła, w spojrzeniach było wszystko.
Teraz szukam tamtego ciepła w samotności.
Kiedyś ludzie mieli mniej, lecz byli bliżej siebie.
Dotyk palców szeptał, gdy milczały uuuusta.
W prostych gestach była siła, w spojrzeniach było wszystko.
Teraz szukam tamtego ciepła w samotności.
Zgubiliśmy się w chaosie własnego życia.
Zamiast budować mosty, stawiamy szklane mury.
Każdy chce być widziany, ale boi się być tu, gdzie cisza bywa lustrem, a bliskość jest zbyt trudna.
Kiedyś ludzie mieli mniej, lecz byli bliżej siebie.
Dotyk palców szeptał, gdy milczały uuuusta. W prostych gestach była siła, w spojrzeniach było wszystko.
Teraz szukam tamtego ciepła w samotności.
Może trzeba zgasić światło, by naprawdę się zobaczyć.
Zamilknąć na chwilę, by serca mogły się odnaleźć.
Bo w tej pustce między nami jest jeszcze nadziei ślad, że odnajdziemy drogę, zanim zniknie cały świat.
Kiedyś ludzie mieli mniej, lecz byli bliżej siebie.
Dotyk palców szeptał, gdy milczały uuuusta.
W prostych gestach była siła, w spojrzeniach było wszystko.
Teraz szukam tamtego ciepła w samotności.
Terjemahan bahasa Indonesia
Keheningan di antara kami menjerit dan suara "ho" kami pecah.
Bagaikan bayangan yang hilang ditelan cahaya, meninggalkan kehampaan. Tidak setiap langkah meninggalkan jejak, namun tetap saja mengubah nasib kita.
Terkadang Anda harus menghilang untuk membuka mata orang lain.
Di masa lalu, orang-orang memiliki lebih sedikit, namun lebih dekat satu sama lain.
Sentuhan jemari berbisik sementara bibir terdiam.
Ada kekuatan dalam gerakan sederhana, segala sesuatu dalam penampilan.
Kini aku mencari kehangatan itu dalam kesendirian.
Di masa lalu, orang-orang memiliki lebih sedikit, namun lebih dekat satu sama lain.
Sentuhan jemari berbisik sementara bibir terdiam.
Ada kekuatan dalam gerakan sederhana, segala sesuatu dalam penampilan.
Kini aku mencari kehangatan itu dalam kesendirian.
Kita tersesat dalam kekacauan hidup kita sendiri.
Daripada membangun jembatan, kita malah membangun dinding kaca.
Semua orang ingin dilihat, tapi takut berada di sini, di mana keheningan bisa menjadi cermin dan kedekatan terlalu sulit.
Di masa lalu, orang-orang memiliki lebih sedikit, namun lebih dekat satu sama lain.
Sentuhan jemari berbisik sementara bibir terdiam. Ada kekuatan dalam gerakan sederhana, segala sesuatu dalam penampilan.
Kini aku mencari kehangatan itu dalam kesendirian.
Mungkin Anda harus mematikan lampu untuk benar-benar melihat diri Anda sendiri.
Diam sejenak agar hati bisa saling menemukan.
Karena dalam kekosongan di antara kita masih ada secercah harapan bahwa kita akan menemukan jalan sebelum seluruh dunia lenyap.
Di masa lalu, orang-orang memiliki lebih sedikit, namun lebih dekat satu sama lain.
Sentuhan jemari berbisik sementara bibir terdiam.
Ada kekuatan dalam gerakan sederhana, segala sesuatu dalam penampilan.
Kini aku mencari kehangatan itu dalam kesendirian.