Lagu lain dari Mert Çodur
Deskripsi
Kata-kata itu terdengar seperti adegan dari film lama yang diputar ulang dengan kecepatan lambat: foto-foto, aroma, tatapan orang lain - semuanya terasa sangat familiar dan semuanya sudah bukan milikmu lagi. Ini bukan pertengkaran yang tajam, melainkan kerinduan yang kronis: kebiasaan terjun ke dalam pandangan orang lain, percaya pada skenario dengan akhir yang bahagia, dan kemudian terbangun di lantai dengan perasaan bahwa permainan telah berakhir tidak sesuai aturan.
Musik menyelimuti teks ini dengan lembut, seperti asap di bioskop: setiap kata terasa panjang, seolah-olah berpegang pada kesempatan terakhir untuk memperbaiki sesuatu. Dan dalam kesedihan yang lengket ini ada ironi - sepertinya semuanya sudah lama jelas, tetapi hati tetap memilih peran di mana ia bisa jatuh, bernapas, dan kembali mengagumi, bahkan jika objek kekaguman itu telah berubah menjadi musuh. Hasilnya bukan sekadar keluhan, tetapi kronik indah tentang bagaimana cinta berubah menjadi kebiasaan untuk melawan bayangan.
Lirik dan musik: Mert Çodur
Penyuntingan, pencampuran, dan mastering: Kerem Akdağ
Sutradara: Mert Çodur
Direktur fotografi dan warna: Ekrem Özdemir
Penyunting: Alperen Denizir
Gaya: Irem İnanç
Lirik dan terjemahan
Asli
Kim kaybeden, kim derbeder?
Bu son kime yazar, söyle hangimiz güzel?
Film gibi geçer, gözümde hatıran
Resmine bakmak bi' dert, kalbim dudak büzer
Boşuna ben "sen" diye kendimi yerlere fırlattım
Zoruma gidiyor "benim ol" diye resmen yıllandım
O derin bakışın sularında nefessiz kıvrandım
Niye düşmanım oldun? Her zerrene hayrandım
Dayanabilirim sandım
Sensiz yaşanabiliyor sandım
Dizlerimin üzerine çöktüm
Başka bi' boyutta içerime daldım
Dayanabilirim sandım
Sensiz yaşanabiliyor sandım
Dizlerimin üzerine çöktüm
Başka bi' boyutta içerime daldım
Boşuna ben "sen" diye kendimi yerlere fırlattım
Zoruma gidiyor "benim ol" diye resmen yıllandım
O derin bakışın sularında nefessiz kıvrandım
Niye düşmanım oldun? Her zerrene hayrandım
Boşuna ben "sen" diye kendimi yerlere fırlattım
Zoruma gidiyor "benim ol" diye resmen yıllandım
O derin bakışın sularında nefessiz kıvrandım
Niye düşmanım oldun? Her zerrene hayrandım
Terjemahan bahasa Indonesia
Siapa yang kalah, siapa yang kalah?
Siapa yang menulis akhir cerita ini? Katakan padaku, siapa di antara kita yang cantik?
Ingatanmu berlalu seperti film di mataku
Melihat fotomu sungguh menyakitkan, hatiku berdebar.
Sia-sia, aku menjatuhkan diriku ke tanah sambil berkata "kamu"
Aku mengalami masa sulit, aku sudah menjadi tua dan berkata "jadilah milikku"
Aku menggeliat terengah-engah di perairan tatapan yang dalam itu
Mengapa kamu menjadi musuhku? Aku mengagumi setiap bagian dari dirimu
Saya pikir saya bisa tahan
Kupikir aku bisa hidup tanpamu
Aku berlutut
Saya menyelam ke dimensi lain
Saya pikir saya bisa tahan
Kupikir aku bisa hidup tanpamu
Aku berlutut
Saya menyelam ke dimensi lain
Sia-sia, aku menjatuhkan diriku ke tanah sambil berkata "kamu"
Aku mengalami masa sulit, aku sudah menjadi tua dan berkata "jadilah milikku"
Aku menggeliat terengah-engah di perairan tatapan yang dalam itu
Mengapa kamu menjadi musuhku? Aku mengagumi setiap bagian dari dirimu
Sia-sia, aku menjatuhkan diriku ke tanah sambil berkata "kamu"
Aku mengalami masa sulit, aku sudah menjadi tua dan berkata "jadilah milikku"
Aku menggeliat terengah-engah di perairan tatapan yang dalam itu
Mengapa kamu menjadi musuhku? Aku mengagumi setiap bagian dari dirimu