Deskripsi
Pada awalnya, sepertinya ini tentang medan perang - sirene di kepala, lima tembakan tepat di dada, darah dan luka yang tidak bisa dijahit. Tapi tiba-tiba terungkap: ini bukan perang, melainkan cinta. Cinta yang tidak bisa dilalui tanpa bekas luka. Awalnya kamu jatuh, lalu bangkit, dan saat sudah berdiri kamu menyadari - bahkan melalui rasa sakit pun kamu bisa menari lagi.
Musik di sini seperti perban di hati. Menari dengan orang-orang baik menjadi cara kecil untuk bertahan hidup, dan gitar menjadi senjata yang jauh lebih kuat daripada pistol. Dan biarlah hati kembali bertingkah seperti orang bodoh, tetapi dunia tiba-tiba menjadi lebih cerah, seolah-olah telah dicuci dan dijemur di bawah sinar matahari.
Dalam lagu ini, kesedihan tidak disembunyikan - kesedihan hanya dijinakkan, dijadikan bagian dari perayaan. Karena setelah “lima tembakan” apa pun, tetap ada saatnya ketika Anda dapat menghirup udara dan melihat dunia yang indah, dan diri Anda sendiri yang hidup.
Lirik dan terjemahan
— Jika bahasa yang dipilih tidak tersedia untuk video, YouTube akan mengaktifkan trek subtitle yang tersedia atau subtitle otomatis (jika ada). Pilihan juga bisa bergantung pada pengaturan pengguna.
— Jika muncul pesan “Video tidak tersedia”, menonton video dengan lirik hanya bisa dilakukan dengan membukanya langsung di YouTube.