Deskripsi
Dalam lagu ini, kerinduan terdengar lembut dan hangat, seperti api dalam tungku yang tidak pernah padam, terlepas dari semua upaya untuk memadamkannya. Setiap baris terasa panjang, seperti jeda yang panjang antara menghirup dan menghembuskan napas, - permintaan untuk kembali, memeluk, mengakhiri perpisahan. Tidak ada kemarahan di sini, hanya kelembutan yang tak berujung dan gigih, di mana bahkan roti dan bunga pun beraroma seperti orang yang dicintai.
Musik menyelimuti seperti selimut tua, dan kata-kata diulang seperti mantra agar semuanya kembali seperti semula. Ini bukan sekadar permohonan, tetapi pengakuan bahwa cinta telah tumbuh dalam kehidupan itu sendiri - dalam aroma, rasa, napas, dan tanpa cinta, semuanya menjadi kusam dan dingin.
Lirik dan musik: Gürkan Tuğrul
Editor: Mustafa Arapoglu
Sutradara: Yunus Can Akyl
Manajemen konten YouTube: Baran Karabulut
Produksi: MGM Music
Produser: Azad Üzüm
Lirik dan terjemahan
Asli
Sinemdeki ateşi söndüremedim.
Sensizliği kendime yediremedim.
Ah.
Bu gönül sana yanmış, söndüremedim.
Gel artık, dön artık, bitsin ayrılık. Ah.
Bu gönül sana yanmış, söndüremedim.
Gel artık, dön artık, bitsin ayrılık.
Yar, yar sensin dermanım yar.
Yar, yar sensin sevdamım.
Tattığım ekmekte senin tadın var.
Kokladığım gülde senin kokun var.
Ah.
Söylesene kara gözlüm, başka kimim var?
Gel artık, dön artık, bitsin ayrılık. Ah.
Söylesene kara gözlüm, başka kimim var?
Gel artık, dön artık, bitsin ayrılık.
Yar, yar sensin dermanım yar.
Yar, yar sensin sevdamım yar.
Yar, yar sensin dermanım yar.
Yar, yar sensin sevdamım.
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku tidak bisa memadamkan api di dadaku.
Aku tidak sanggup hidup tanpamu.
Ah.
Hati ini terbakar untukmu, aku tidak bisa memadamkannya.
Kembalilah sekarang, kembalilah sekarang, akhiri perpisahan. Ah.
Hati ini terbakar untukmu, aku tidak bisa memadamkannya.
Kembalilah sekarang, kembalilah sekarang, akhiri perpisahan.
Sayangku, kamulah obatku, sayangku.
Kamu adalah cintaku, cintaku.
Seleramu ada pada roti yang aku cicipi.
Aromamu ada di mawar yang kucium.
Ah.
Katakan padaku, mataku yang gelap, siapa lagi yang kumiliki?
Kembalilah sekarang, kembalilah sekarang, akhiri perpisahan. Ah.
Katakan padaku, mataku yang gelap, siapa lagi yang kumiliki?
Kembalilah sekarang, kembalilah sekarang, akhiri perpisahan.
Sayangku, kamulah obatku, sayangku.
Cintaku, kamu adalah cintaku, cintaku.
Sayangku, kamulah obatku, sayangku.
Kamu adalah cintaku, cintaku.