Deskripsi
Musik dan lirik: Lovis, Gerald Hoffmann, Alexander Zhukovsky, Robin Grubert
Produser: Farsad Zoroftchi
Lirik dan terjemahan
Asli
Denn Liebe zerbricht nie in zwei gleich große Teile.
Es gibt immer einen, der ein bisschen mehr leidet.
Wach, bin viel zu lange wach.
Ich weiß, sobald ich schlafe, würde ich dich sehen.
Laut, mein Kopf ist viel zu laut.
Ich sag mir, bis ich's glaube, es wird schon okay.
Lüg mich noch mal an. Sag mir noch mal, dass ich noch hoffen kann.
Denn Liebe zerbricht nie in zwei gleich große Teile.
Es gibt immer einen, der ein bisschen mehr leidet.
Hab so verdammt Schiss, mich an den Scherben zu schneiden. Denn Liebe zerbricht nie in zwei gleich große Teile.
Leer, alles viel zu leer.
Ich glaube, ich habe verlernt, wie allein sein geht.
Halt, ich verliere den Halt. Doch solange ich falle, tut es noch nicht weh.
Lüg mich noch mal an. Sag mir noch mal, dass ich noch hoffen kann.
Denn Liebe zerbricht nie in zwei gleich große Teile.
Es gibt immer einen, der ein bisschen mehr leidet.
Hab so verdammt Schiss, mich an den Scherben zu schneiden. Denn Liebe zerbricht nie in zwei gleich große Teile.
Du und ich für immer, hab ich dir geglaubt.
Das haben wir uns geschworen.
Und jetzt bist du glücklich, während ich hier liege.
Ich glaube, ich habe verloren. Denn Liebe zerbricht nie in zwei gleich große Teile.
Es gibt immer einen, der ein bisschen mehr leidet. Hab so verdammt Schiss, mich an den
Scherben zu schneiden. Denn Liebe zerbricht nie in zwei gleich große Teile.
Terjemahan bahasa Indonesia
Karena cinta tidak pernah terbagi menjadi dua bagian yang sama.
Selalu ada seseorang yang lebih menderita.
Bangun, aku sudah terjaga terlalu lama.
Aku tahu begitu aku tidur aku akan menemuimu.
Keras, kepalaku terlalu keras.
Aku berkata pada diriku sendiri sampai aku percaya, semuanya akan baik-baik saja.
Berbohong padaku lagi. Katakan lagi padaku bahwa aku masih bisa berharap.
Karena cinta tidak pernah terbagi menjadi dua bagian yang sama.
Selalu ada seseorang yang lebih menderita.
Aku sangat takut melukai diriku sendiri. Karena cinta tidak pernah terbagi menjadi dua bagian yang sama.
Kosong, semuanya terlalu kosong.
Sepertinya aku sudah lupa bagaimana menyendiri.
Berhenti, aku kehilangan pijakan. Tapi selama saya terjatuh, tidak sakit.
Berbohong padaku lagi. Katakan lagi padaku bahwa aku masih bisa berharap.
Karena cinta tidak pernah terbagi menjadi dua bagian yang sama.
Selalu ada seseorang yang lebih menderita.
Aku sangat takut melukai diriku sendiri. Karena cinta tidak pernah terbagi menjadi dua bagian yang sama.
Kamu dan aku selamanya, aku percaya padamu.
Kami bersumpah pada diri kami sendiri.
Dan sekarang kamu bahagia sementara aku berbaring di sini.
Saya pikir saya kalah. Karena cinta tidak pernah terbagi menjadi dua bagian yang sama.
Selalu ada seseorang yang lebih menderita. Aku sangat takut memikirkannya
untuk memotong pecahan. Karena cinta tidak pernah terbagi menjadi dua bagian yang sama.