Lagu lain dari Danilla
Deskripsi
Pada awalnya, sepertinya ini hanya bisikan pelan dengan latar belakang musik. Namun, secara bertahap, kata-kata tersebut mulai membawa sesuatu yang sangat familiar - kekosongan yang tersisa ketika pintu ditutup tanpa penjelasan. Di tempat yang seharusnya menjadi perpisahan, hanya ada jeda.
Kedengarannya seperti surat yang tidak pernah terkirim: sedikit kebanggaan, sedikit keputusasaan, dan lautan harapan bahwa semuanya masih bisa diungkapkan. Melodi seolah-olah memegang tangan, sementara hati mencoba mengucapkan apa yang biasanya ditelan.
Dan di antara akord-akord yang tenang dan pengulangan “ditinggal begitu saja”, muncul perasaan aneh: seolah-olah sakit, tetapi juga menyenangkan, karena bahkan rasa sakit pun adalah bukti bahwa ada sesuatu yang nyata.
Direktur kreatif/sutradara: Dani Effendi
Direktur seni/direktur mode: Dinar Lestari
Asisten sutradara: Ikbal Rustiyadi
Lagu dan lirik: Danilla, Lafa Pratomo, Otta Tarrega
Pencampuran dan mastering: Lafa Pratomo
Penerbit: Laguland
Dirilis oleh: Laguland
Lirik dan terjemahan
Asli
Kelak suatu hari 'ku kan datang.
Dengan harapan yang telah hilang.
'Tuk ucapkan semua kata tentang rasa.
Ditinggal begitu saja.
Sejauhnya kau akan 'ku kejar.
Selamanya kau akan 'ku gapai.
'Tuk ungkapkan rasa.
Ditinggal begitu saja.
Jangan kau palingkan wajahmu.
Saat keluh kesah 'ku tuturkan.
Dengarkan isak tangisku yang tak bisa.
Ditinggal begitu saja.
Haa-aa-aa.
Ditinggal begitu saja.
Ditinggal begitu saja.
Ditinggal begitu saja.