Deskripsi
Produser: Johannes Lemke
Lirik dan terjemahan
Asli
Der Herbst steht auf der Leiter und malt die Blätter an.
Ein lustiger Waldarbeiter, ein froher Malermann. Er klettert und pinselt fleißig auf jedes Blatt zurecht.
Der Herbst steht auf der Leiter und malt die Blätter an.
Seit er klein war, ist er fleißig, immer weiter wächst er ran.
Wenn die nächste Stufe fehlt, baut er einfach eine nach, bis sein kleiner Kopf dort oben aus den trauten Blättern ragt.
Viel zu oft gefühlt wie der Deckel, der halt nicht passt.
Alle laufen gerade, aber ich lauf' halt im Zickzack. Stehe auf der Leiter und male die Blätter an.
Manchmal steige ich zu ihm runter, nehm' ihm heimlich seine Angst. Du bist wie ich.
Nur ein großes bisschen kleiner, trägst die Schatten ständig mit, ja.
Du bist wie ich.
Kleines Kind, ist okay, wer du bist, weil du bist, ja. Du bist wie ich.
All die Schrammen, die du hast, weil sie zeigen, wer du bist, ergeben heute einen
Sinn, ja.
Du bist wie ich, ja. Du bist wie ich.
Sie war bisschen kleiner, hatte keine Angst vorm Aufstehen. Bisschen so wie ich, keine Lust auf geradeaus gehen. Kleine bunte
Kinder, die zusammen gern auch rausgehen.
Klettern in die höchsten Bäume, könnten draufgehen. Viel zu oft gefühlt wie der Deckel, der halt nicht passt.
Alle laufen gerade, aber wir laufen im Zickzack. Stehen auf der Leiter und malen die
Blätter an. Manchmal steige ich zu uns runter, nehm' uns beiden diese Angst.
Du -bist wie ich. -Du bist wie ich.
Nur ein großes bisschen kleiner, trägst die Schatten ständig mit, ja.
Du bist wie -ich. -Du bist wie ich.
Kleines Kind, ist okay, wer du bist, weil du bist, ja.
Du bist wie -ich. -Du bist wie ich.
All die Schrammen, die du hast, weil sie zeigen, wer du bist, ergeben heute einen
Sinn, ja.
Du bist wie ich, ja. Du bist wie ich.
All die Schrammen, die du hast, weil sie zeigen, wer du bist, ergeben heute einen
Sinn, ja.
Du bist wie ich, ja. Du bist wie ich.
Terjemahan bahasa Indonesia
Musim gugur berdiri di tangga dan mengecat dedaunan.
Seorang pekerja hutan yang lucu, seorang pelukis yang bahagia. Dia memanjat dan rajin melukis di setiap daun.
Musim gugur berdiri di tangga dan mengecat dedaunan.
Dia telah bekerja keras sejak kecil dan terus berkembang.
Jika langkah selanjutnya terlewat, dia cukup membuatnya hingga kepala kecilnya menonjol dari dedaunan yang familiar di atas sana.
Seringkali tutupnya terasa tidak pas.
Semua orang berlari lurus, tapi saya hanya berlari zigzag. Berdirilah di tangga dan cat daunnya.
Terkadang saya turun ke arahnya dan diam-diam menghilangkan rasa takutnya. Anda seperti saya.
Sedikit lebih kecil saja, membawa bayangan bersamamu sepanjang waktu, ya.
Anda seperti saya.
Anak kecil, tidak apa-apa menjadi dirimu yang sebenarnya, ya. Anda seperti saya.
Semua memar yang kamu alami karena itu menunjukkan siapa dirimu, menjadi satu hari ini
Masuk akal, ya.
Anda seperti saya, ya. Anda seperti saya.
Dia sedikit lebih kecil dan tidak takut untuk berdiri. Mirip seperti saya, saya tidak ingin berjalan lurus ke depan. Yang kecil berwarna-warni
Anak-anak yang suka jalan-jalan bersama.
Naiklah ke pohon tertinggi dan Anda bisa mati. Seringkali tutupnya terasa tidak pas.
Semua orang berlari lurus, tapi kami berlari zigzag. Berdirilah di tangga dan catlah
pergi. Terkadang saya mendatangi kami dan menghilangkan rasa takut ini dari kami berdua.
Anda seperti saya. -Kamu seperti aku.
Sedikit lebih kecil saja, membawa bayangan bersamamu sepanjang waktu, ya.
Anda seperti saya. -Kamu seperti aku.
Anak kecil, tidak apa-apa menjadi dirimu yang sebenarnya, ya.
Anda seperti saya. -Kamu seperti aku.
Semua memar yang kamu alami karena itu menunjukkan siapa dirimu, menjadi satu hari ini
Masuk akal, ya.
Anda seperti saya, ya. Anda seperti saya.
Semua memar yang kamu alami karena itu menunjukkan siapa dirimu, menjadi satu hari ini
Masuk akal, ya.
Anda seperti saya, ya. Anda seperti saya.