Lagu lain dari Soleá Morente
Lagu lain dari La Casa Azul
-
LA GENT DE LA MEDITERRÀNIA La Fúmiga, Abril., Andreu Valor, Arde Bogotá, Aspencat, Auxili, Cactus, Dani Miquel, Doctor Prats, El Diluvi, El Tio La Careta, Els Amics De Les Arts, Els Catarres, ESTHER, En Tol Sarmiento, Figa Flawas, Ginestà, Jonatan Penalba, La Casa Azul, La Gossa Sorda, Adrià Salas, LA XICA, Malifeta, Nebulossa, Miki Núñez, Mireia Vives, NAINA, OR (O-ERRA), Pep Gimeno Botifarra, Romàntic Dimoni, Quinto, Samantha, Sandra Monfort, Suu, Tardor, Tesa, The Tyets, VADEBO
Deskripsi
Awalnya, semuanya terdengar seperti kronik kehancuran - cinta retak, senyuman memudar, hati berubah menjadi gudang puing-puing. Adegan itu seolah-olah diambil dari poster teater tua: bukan drama, melainkan vodevil yang melelahkan, di mana para aktor lupa dialog dan peran mereka. Namun, alih-alih akhir yang tragis, tiba-tiba muncul rasa ringan yang aneh - seperti setelah hujan malam, ketika udara masih berbau badai, tetapi Anda sudah ingin menghembuskan napas.
Dari kepahitan lahir ritual - menuangkan satu gelas lagi, bersulang untuk kegagalan, dan menertawakan kepahlawanan naif Anda sendiri. Lagu ini mengubah rasa sakit menjadi toast bersama: untuk kesalahan, untuk kegagalan, untuk fakta bahwa bahkan taman yang paling suram pun suatu hari akan tumbuh kembali dengan kehidupan baru. Sedih, riuh, membebaskan - seperti merayakan kebebasan di atas reruntuhan ilusi kita sendiri.
Lirik dan terjemahan
Asli
Ella fue perdiendo la alegría que sentía
Cada vez que estaba junto a mí
Se fue borrando la sonrisa que lucía
Cuando imaginaba el porvenir
El frenesí y el fuego abrasador
Se fueron apagando sin explicación
Y mientras yo seguía amando solo
Distraído con locura y determinación
Él se alejaba de mi lado, lentamente desganado
Y no lo vi venir
Se convertía trasnochado
Nuestro amor desenfrenado en triste vodevil
Y luego todo se precipitó
Volvieron los fantasmas y la confusión
Brotaron sus mentiras y una a una
Se clavaron en mi mutilado corazón
Vamos a olvidar esta amargura
Nuestra pena más profunda
Vamos a por otra ronda más
Vamos a brindar por los fracasos
Por los golpes y rechazos
Sí, vamos a olvidar
(¡Vamos!) A olvidar
Que nuestra alegría la arrancaron de raíz
Que solo dejaron la desdicha en el jardín
Que el último anhelo se fue con el viento y lo vieron morir
Qué estúpido fui
Por pensar que la estaba atrapando
Qué pobre infeliz
Por creerme patrón siendo esclavo
No sé cómo pude permitir
Solo era veneno para mí
Quebraba mis sueños, hurgaba en mi alma
Yo juro que no lo vi
Vamos a olvidar esta amargura
Nuestra pena más profunda
Vamos a por otra ronda más
Vamos a brindar por los fracasos
Por los golpes y rechazos
Sí, vamos a olvidar
(¡Vamos!) A olvidar
Que nuestra alegría la arrancaron de raíz
Que solo dejaron la desdicha en el jardín
Que el último anhelo se fue con el viento y lo vieron morir
(¡Vamos!) A olvidar
Brindemos por todo lo que queda por vivir
Por ver las estrellas que relucen desde aquí
Por cada mirada que rompa la calma y nos haga sentir
(¡Vamos!) A olvidar
Lala-lala-lala-lala-lalari
Lala-lala-lala-lala-lalari
Lala-lala-lala-lala-lalari
Terjemahan bahasa Indonesia
Dia kehilangan kegembiraan yang dia rasakan
Setiap kali kamu berada di sampingku
Senyuman yang dia kenakan kini terhapus
Saat aku membayangkan masa depan
Kegilaan dan api yang membara
Mereka pergi tanpa penjelasan
Dan sementara aku terus mencintai sendirian
Terganggu oleh kegilaan dan tekad
Dia berjalan menjauh dari sisiku, perlahan lesu
Dan saya tidak melihatnya datang
Itu menjadi basi
Cinta kita yang tak terkendali di vaudeville yang menyedihkan
Dan kemudian semuanya berantakan
Hantu dan kebingungan kembali muncul
Kebohongan mereka muncul satu persatu
Mereka menempel di hatiku yang dimutilasi
Mari kita lupakan kepahitan ini
Duka kami yang terdalam
Mari kita pergi untuk putaran berikutnya
Mari bersulang untuk kegagalan
Atas pukulan dan penolakannya
Ya, mari kita lupakan
(Ayo pergi!) Untuk melupakan
Bahwa kegembiraan kami telah tercabut
Bahwa mereka hanya meninggalkan kemalangan di taman
Bahwa kerinduan terakhir pergi bersama angin dan mereka melihatnya mati
Betapa bodohnya saya
Karena mengira aku menjebaknya
Sungguh malang sekali
Karena mempercayaiku menjadi tuan sekaligus menjadi budak
Saya tidak tahu bagaimana saya bisa mengizinkannya
Itu hanya racun bagiku
Itu menghancurkan impianku, itu menggali jiwaku
Aku bersumpah aku tidak melihatnya
Mari kita lupakan kepahitan ini
Duka kami yang terdalam
Mari kita pergi untuk putaran berikutnya
Mari bersulang untuk kegagalan
Atas pukulan dan penolakannya
Ya, mari kita lupakan
(Ayo pergi!) Untuk melupakan
Bahwa kegembiraan kami telah tercabut
Bahwa mereka hanya meninggalkan kemalangan di taman
Bahwa kerinduan terakhir pergi bersama angin dan mereka melihatnya mati
(Ayo pergi!) Untuk melupakan
Mari bersulang untuk semua yang masih hidup
Untuk melihat bintang-bintang yang bersinar dari sini
Untuk setiap tampilan yang memecah ketenangan dan membuat kita merasa
(Ayo pergi!) Untuk melupakan
Lala-lala-lala-lala-lalari
Lala-lala-lala-lala-lalari
Lala-lala-lala-lala-lalari