Deskripsi
Terkadang hidup berakhir tanpa tanda seru. Hanya ada keheningan, di mana baru saja terdengar suara “kami”. Ingin terbang ke tempat yang lebih tinggi, di mana bintang-bintang lebih dekat dan tidak sakit untuk melihat ke bawah. Tapi tidak ada sayap, hanya beban di dalam dan tekad yang kuat untuk “tetap bertahan”. Karena bahkan ketika hati sudah menyerah, di suatu tempat yang dalam masih ada keyakinan yang kuat: rasa sakit akan berlalu, dan manusia akan tetap ada - mungkin berbeda, tapi tetap hidup.
Dalam penampilan PASTO hadir
Komposer Ryan Pono
Produser musik Adrian Rahmat Purwanto
String, aransemen Nicholas Antonius
Pemain string:
Biola 1: Ahmad Ramadan
Biola 2: Mario Lasar
Alto: Adi Nugroho
Cello: Dani Ramadan
Alat musik gesek direkam di studio Ebony & Ivory Studio.
Vokal, aransemen oleh Rayen Pono dan Melto Sinjala, direkam di Harper Studio, dikembangkan oleh Bems, diedit oleh Muhammad “Bule” Fitri.
Pencampuran oleh Stevano di studio SembuNYi.
Mastering oleh Dimas Pradipta di studio Sum It.
Karya ini difoto oleh Sukhendrapin di studio Kyabin Studio Jakarta, karya ini dikembangkan oleh Melto Sinyal.
Video lirik lagu Makes oleh Siafi Rahmalia Putri
Produser eksekutif: Melto Sinyal dan Raiyen Pono
Lirik dan terjemahan
Asli
Berat hati menerima keputusanmu.
Sungguh, semua tak adil bagiku.
Dulu, ku jatuh padamu.
Karena ku yakin, kau cukup untukku, ku cukup bagimu.
Tapi kini kau hempaskan aku.
Andai aku punya sayap, ku kan terbang menuju bintang.
Percuma aku ada di bumi yang kuhuni tak bersamamu.
Tapi aku tak bisa kalah, harus bertahan walau tak mudah.
Cerita kita t'lah di ujung jalan.
Ku siap kehilanganmu.
Kan ku temukan bahagia, walau harus tanpa dirimu.
Pergilah aku rela.
Andai aku punya sayap, ku kan terbang menuju bintang.
Percuma aku ada di bumi yang kuhuni tak bersamamu.
Tapi aku tak bisa kalah, harus bertahan walau tak mudah.
-Tak mudah, tak mudah untukmu.
-Cerita kita t'lah di ujung jalan.
-Ku siap kehilanganmu.
-Cerita kita t'lah di ujung jalan.
Kucari cinta yang baru.