Lagu lain dari Krystl
Deskripsi
Produser: Kristel Poulens
Komposer: Kristel Poulens
Komposer: Charles Delemar
Produser: Mark van Bruggen
Mixer: Mark van Bruggen
Master: Darius van Helft
Lirik dan terjemahan
Asli
Zoveel onuitgesproken woorden in m'n hoofd.
Nog zoveel verlangens. Heb ik wel geleefd?
Ben steeds zo bang. Draag ik soms een masker dat me eigenlijk niet past?
Ben ik alleen maar bezig met wat er wordt verwacht?
Ik wil schreeuwen.
Ik wil huilen en lachen als geen ander. Voelen wat het is om mij te zijn.
Moet ik nog dieper graven? Of juist meer terug naar nu?
Wil thuiskomen, met name bij mezelf.
Hier ben ik dan.
Wie ben ik dan vandaag?
Hoe meer en meer ik luister naar de stem die in mij spreekt.
Laat ik me niet zo leiden door het verleden.
Ik was zo bang voor de gedachte om hier alleen te staan.
Zo onvolmaakt en rauw.
Maar juist door onze scheuren schijnt het licht.
Ik wil schreeuw. Ik wil huilen en lachen als geen ander.
Voelen wat het is om mij te zijn.
Moet ik nog dieper graven? Of juist meer terug naar nu?
Wil thuiskomen, met name bij mezelf.
Hier ben ik dan. Maar wie ben ik dan?
Misschien is het tijd om los te laten.
Misschien zit de wijsheid in dat ik breek.
En dan jank ik mezelf maar in duizend stukken.
Misschien is dat wel hoe ik heel.
En ik geef me over aan de beweging.
Ook al zijn de golven nog zo sterk.
Ik wil niets meer dan voluit leven.
Niks houdt me tegen.
Ik zal schreeuwen. Ik zal huilen. Lachen als geen ander.
Voelen wat het is om mij te zijn.
Ik kan erop vertrouwen dat ik ontvouw. Nu ik thuiskom, met name bij mezelf.
Hier ben ik dan.
Hier ben ik dan vandaag.
Terjemahan bahasa Indonesia
Begitu banyak kata-kata yang tak terucapkan di kepalaku.
Masih banyak keinginan. Apakah aku pernah hidup?
Saya masih sangat takut. Apakah saya terkadang memakai masker yang sebenarnya tidak pas untuk saya?
Apakah saya hanya mementingkan apa yang diharapkan?
Saya ingin berteriak.
Saya ingin menangis dan tertawa tidak seperti yang lain. Merasakan apa artinya menjadi diriku.
Haruskah aku menggali lebih dalam lagi? Atau lebih ke masa sekarang?
Ingin pulang, apalagi kepada diriku sendiri.
Inilah saya.
Lalu siapakah aku hari ini?
Semakin aku mendengarkan suara yang berbicara dalam diriku.
Saya tidak akan dibimbing oleh masa lalu.
Aku sangat takut membayangkan berdiri di sini sendirian.
Sangat tidak sempurna dan mentah.
Namun justru melalui celah-celah kita itulah cahaya bersinar.
Saya ingin berteriak. Saya ingin menangis dan tertawa tidak seperti yang lain.
Merasakan apa artinya menjadi diriku.
Haruskah aku menggali lebih dalam lagi? Atau lebih ke masa sekarang?
Ingin pulang, apalagi kepada diriku sendiri.
Inilah saya. Tapi siapa aku?
Mungkin sudah waktunya untuk melepaskannya.
Mungkin hikmahnya ada pada diriku yang hancur.
Dan kemudian aku merobek diriku menjadi ribuan bagian.
Mungkin begitulah caraku menyembuhkan.
Dan saya menyerah pada gerakan tersebut.
Padahal ombaknya masih begitu kencang.
Saya tidak menginginkan apa pun selain menjalani hidup sepenuhnya.
Tidak ada yang menghentikan saya.
saya akan berteriak. saya akan menangis. Tertawa tidak seperti yang lain.
Merasakan apa artinya menjadi diriku.
Saya bisa percaya diri saya akan terungkap. Sekarang aku pulang ke rumah, terutama untuk diriku sendiri.
Inilah saya.
Inilah saya hari ini.