Deskripsi
Ada sesuatu dalam suara ini yang mengingatkan pada pagi hari Minggu, ketika sinar matahari dengan lembut menyinari foto-foto lama, dan seseorang di dapur sudah menyiapkan teko teh. Bukan tentang kebahagiaan yang dipamerkan, tetapi tentang “kita” yang tenang, yang tetap bertahan bahkan ketika segala sesuatu yang lain runtuh. Tentang keluarga, yang terkadang sulit, tetapi tanpa mereka, udara terasa hampa.
Suara di sini seolah-olah memeluk - sedikit lelah, sedikit kasar, tetapi begitu hangat sehingga Anda percaya: ya, selama masih ada orang yang bisa ditelepon dan dikatakan “tetaplah kuat”, dunia belum sepenuhnya gila. Dan meskipun menyakitkan, meskipun setiap orang hancur dan diperbaiki dengan caranya sendiri, tetap saja - bersama-sama. Keluarga seperti lagu lama: pada awalnya tampak sederhana, tetapi kemudian Anda tiba-tiba menyadari bahwa di baliknya ada segala sesuatu yang membuat Anda tetap berdiri di atas tanah.
Lirik dan terjemahan
Asli
I put the family first, for better for worse.
Who Jah Jah bless, let no man curse.
I put the family first, though sometimes it hurts.
So glad we're together here on Earth.
Wah gwaan, sister? It's been so long since we've spoken.
Though we struggling in them system, our spirit is still unbroken, yeah.
Wah gwaan, brother?
So glad you're looking after your mother.
And they say we not getting any younger, but every day we get stronger and wiser.
Trying to make things right.
Cherish these precious times.
Oh, Jah, shine your light on us.
Show us the way to go.
Oh, Lord.
I put the family first, for better for worse.
Who Jah Jah bless, let no man curse.
I put the family first, though sometimes it hurts.
So glad we're together here on Earth.
Well.
Bless up me uncle, never knew you was a lion in the jungle.
Though you're looking so wise and humble, never forget your advice and counsel, no.
Wah gwaan, Stacey? Hear about you taking care of your baby.
That's just the way our winner need to raise we. Look how long you telling that you gon' make it, yeah.
And still we pray, let nothing stand in our way.
Oh, Jah, shine your light on us.
Nothing can break our trust.
I put the family first, for better for worse.
Who Jah Jah bless, let no man curse.
I put the family first, though sometimes it hurts.
So glad. So glad.
I put my family first, yes, for better for worse. Who Jah Jah bless, let no man curse.
I put my family first, though sometimes it hurts.
So glad.
I put my family first, though sometimes it hurts.
I put my family first.
Together we'll make anything work.
Family first.
Na-na, na-na-na.
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya mengutamakan keluarga, baik dalam keadaan buruk.
Siapa yang diberkati Jah Jah, jangan biarkan siapa pun mengutuk.
Saya mengutamakan keluarga, meski terkadang itu menyakitkan.
Senang sekali kita bisa bersama di bumi ini.
Wah gwaan, kakak? Sudah lama sekali kita tidak berbicara.
Walaupun kita berjuang di sistem mereka, tapi semangat kita tetap tak terpatahkan ya.
Wah gwaan, saudara?
Senang sekali kamu menjaga ibumu.
Dan mereka bilang kita tidak bertambah muda, tapi setiap hari kita bertambah kuat dan bijaksana.
Mencoba memperbaiki keadaan.
Hargai saat-saat berharga ini.
Oh, Jah, pancarkan cahayamu pada kami.
Tunjukkan pada kami jalan yang harus ditempuh.
Ya Tuhan.
Saya mengutamakan keluarga, baik dalam keadaan buruk.
Siapa yang diberkati Jah Jah, jangan biarkan siapa pun mengutuk.
Saya mengutamakan keluarga, meski terkadang itu menyakitkan.
Senang sekali kita bisa bersama di bumi ini.
Dengan baik.
Berkatilah aku paman, aku tidak pernah tahu kamu adalah singa di hutan.
Meski kamu terlihat begitu bijak dan rendah hati, jangan pernah lupakan nasehat dan nasehatmu, ya.
Wah, Stacey? Dengarkan tentang Anda merawat bayi Anda.
Begitulah cara pemenang kita perlu membesarkan kita. Lihat berapa lama kamu mengatakan bahwa kamu akan berhasil, ya.
Dan kami tetap berdoa, jangan biarkan apa pun menghalangi kami.
Oh, Jah, pancarkan cahayamu pada kami.
Tidak ada yang bisa merusak kepercayaan kami.
Saya mengutamakan keluarga, baik dalam keadaan buruk.
Siapa yang diberkati Jah Jah, jangan biarkan siapa pun mengutuk.
Saya mengutamakan keluarga, meski terkadang itu menyakitkan.
Senang sekali. Senang sekali.
Saya mengutamakan keluarga saya, ya, baik dalam keadaan baik maupun buruk. Siapa yang diberkati Jah Jah, jangan biarkan siapa pun mengutuk.
Aku mengutamakan keluargaku, meski terkadang itu menyakitkan.
Senang sekali.
Aku mengutamakan keluargaku, meski terkadang itu menyakitkan.
Saya mengutamakan keluarga saya.
Bersama-sama kita akan membuat segalanya berhasil.
Keluarga dulu.
Na-na, na-na-na.