Lagu lain dari Sezer Sarıgöz
Deskripsi
Ketika malam terasa tak berujung dan hidup tiba-tiba terasa sempit, kita hanya ingin berpelukan dan diam. Tidak perlu menjelaskan, tidak perlu mencari yang bersalah - cukup pegang erat kehangatan yang tersisa di antara gelas-gelas dan tatapan lelah.
Ingatan, seperti piringan hitam yang pecah, memutar adegan-adegan lama - siapa yang tidak bisa menahan, siapa yang terlalu sombong, siapa yang terlalu hidup. Dari luar sepertinya semuanya tenang, tetapi di dalam - kebakaran dalam gerakan lambat. Dan bahkan ketika rasa sakit meminta alasan, entah mengapa dia tersenyum.
Ini seperti tarian di tepi jurang - antara kebiasaan dan kerinduan, antara apa yang benar-benar terjadi dan apa yang hanya ingin dianggap benar. Tapi selama musik masih dimainkan, kita bisa berpura-pura bahwa semuanya masih menyala. Biarlah itu tipuan - tapi setidaknya hangat.
Lirik dan terjemahan
Asli
Geceleri uzun geliyor, hayat bana dar. Eskisi gibi değiliz ama yine beni sar.
Bırakma nedensiz.
Sana niye güvendim?
İçe içe bilendim.
Kanarken gülerdim. Sar beni, sar günleri zehir etme.
Kime bu inatın bizi ellere yetme. Zaman akıyor umudu kadehlerde.
Yokluğuna yazılır bir söz, beste. Sar beni, sar günleri zehir etme.
Kime bu inatın bizi ellere yetme. Zaman akıyor umudu kadehlerde.
Yokluğuna yazılır bir söz, beste. Yana yana dokunuruz o ellere.
Sorun olursa bakarız bir çaresine.
İçimizden geliyorsa her gece hayallerde saklanırım içlere. Ölüm gibi gitti bu ruhum.
Aklım geri gelmedi dün gibi.
Sana yakışan sahte bir duygu. Birisi olmasındı sen gibi.
Sar beni, sar günleri zehir etme. Kime bu inatın bizi ellere yetme.
Zaman akıyor umudu kadehlerde. Yokluğuna yazılır bir söz, beste.
Sar beni, sar günleri zehir etme. Kime bu inatın bizi ellere yetme.
Zaman akıyor umudu kadehlerde. Yokluğuna yazılır bir söz, beste.
Terjemahan bahasa Indonesia
Malam terasa panjang, hidupku sempit bagiku. Kita tak sama seperti dulu, tapi peluk aku lagi.
Jangan berhenti tanpa alasan.
Mengapa aku mempercayaimu?
Saya tahu di dalam.
Saya akan tertawa sambil berdarah. Bungkus aku, jangan merusak hari-hari.
Jangan biarkan sikap keras kepala ini cukup bagi kita. Waktu terus mengalir, harapan ada di kacamata.
Sebuah kata atau komposisi ditulis saat Anda tidak ada. Bungkus aku, jangan merusak hari-hari.
Jangan biarkan sikap keras kepala ini cukup bagi kita. Waktu terus mengalir, harapan ada di kacamata.
Sebuah kata atau komposisi ditulis saat Anda tidak ada. Kami menyentuh tangan itu secara berdampingan.
Jika ada masalah, kami akan mencari solusinya.
Jika aku menginginkannya, aku bersembunyi di dalam mimpi setiap malam. Jiwaku ini hilang seperti kematian.
Pikiranku tidak kembali, seperti kemarin.
Itu perasaan palsu yang cocok untukmu. Seharusnya tidak ada orang sepertimu.
Bungkus aku, jangan merusak hari-hari. Jangan biarkan sikap keras kepala ini cukup bagi kita.
Waktu terus mengalir, harapan ada di kacamata. Sebuah kata atau komposisi ditulis saat Anda tidak ada.
Bungkus aku, jangan merusak hari-hari. Jangan biarkan sikap keras kepala ini cukup bagi kita.
Waktu terus mengalir, harapan ada di kacamata. Sebuah kata atau komposisi ditulis saat Anda tidak ada.