Deskripsi
Produser: Volker IDR Gebhardt
Komposer: Sikk
Komposer: Samon Kawamura
Penulis lirik: Caruso
Lirik dan terjemahan
Asli
Lauf weiter, einfach immer weiter
Ein Fuß vor den ander'n
Schritt für Schritt, blick nicht zurück
Einfach weiter
Kein Links, kein Rechts
Nur nach vorne, durch die Nacht
Und durch die Dornen
Immer weiter bis zum Morgen
Durch den Regen, durch die Kälte
Durch die Hitze, durch die Hölle
Durch den Schmerz und durch die Einsamkeit
Durch alles, was dich quält
Denn alles, was du je getan hast
Brachte dich genau hier her
Und der einzige Weg raus ist tiefer rein
Ein tiefer Stich mitten ins Herz
Lauf weiter, einfach immer weiter
Lauf so weit, dich deine Füße tragen
Und dann lauf noch weiter
Atme weiter, grab weiter
Kletter' weiter, schlepp dich weiter
Denken kostet zu viel Kraft
Lass es sein und tu es einfach
Lauf weiter, lauf, lauf, lauf, lauf
Gib nicht auf, sondern lauf
Kein Mitleid, kein Klagen
Wenn du fällst, dann stehst du auf
Lauf einfach, lauf weiter
Lauf schneller, lauf länger
Lauf, lauf bis zur Erschöpfung
Und lauf über jede Grenze
Du musst laufen
Nicht davon, sondern drauf zu
Heldentum heißt, es zu tun
Ohne zu wissen, was man tut
Ohne zu wissen, ob es klappt
Ob es sich lohnt, ohne Aussicht auf den Ruhm
Kein Lohn zu erwarten für die Pflicht
Nicht deinem Namen
Du musst laufen
Wie das Wasser in den Flüssen
Ohne Pause, klar und kalt und rein
Wie Regen von den Klippen
Du musst laufen
Denn so ist der Lauf der Dinge
Lauf so lang, bis du vergessen hast, wo's hingeht
Und dann lauf in Richtung Himmel
Frieden ist der Zeitraum zwischen abdrücken und nachladen
Hörst du die Engel sing'n
Schießt du nicht schnell genug
Die Glocken schlagen
Laufen durch den Graben
Über schmale roten Linien
Trän'n laufen über Wangen
Und das Blut läuft aus den Stiefeln
Du musst laufen, alles andere verblasst
Laufen bis du nicht mehr kannst
Laufen ohne Rast, lauf nackt, wirf alles ab
Aber lauf, bis laufen alles ist, was du noch bist
Es gibt kein Happy End, weil es kein Ende gibt, lauf weiter
Terjemahan bahasa Indonesia
Teruslah berlari, teruslah berlari
Satu kaki di depan kaki lainnya
Selangkah demi selangkah, jangan melihat ke belakang
Teruskan saja
Tidak ada kiri, tidak ada kanan
Hanya maju, sepanjang malam
Dan melalui duri
Terus menerus hingga pagi hari
Melalui hujan, melalui dingin
Melalui panas, melalui neraka
Melalui rasa sakit dan melalui kesepian
Melalui segala sesuatu yang menyiksamu
Karena semua yang pernah Anda lakukan
Membawamu ke sini
Dan satu-satunya jalan keluar adalah masuk lebih dalam
Sebuah tusukan yang sangat dalam tepat di jantungnya
Teruslah berlari, teruslah berlari
Berlarilah sejauh kakimu mampu membawamu
Dan kemudian terus berlari
Tetap bernapas, terus menggali
Terus mendaki, terus menyeret diri sendiri
Berpikir membutuhkan terlalu banyak energi
Biarkan saja dan lakukan saja
Terus berlari, berlari, berlari, berlari, berlari
Jangan menyerah, lari saja
Tidak ada rasa kasihan, tidak ada keluhan
Ketika Anda jatuh, Anda bangun
Lari saja, teruslah berlari
Berlari lebih cepat, berlari lebih lama
Lari, lari sampai kelelahan
Dan melintasi setiap perbatasan
Anda harus lari
Bukan tentang hal itu, tapi menuju hal itu
Kepahlawanan melakukan hal itu
Tanpa mengetahui apa yang Anda lakukan
Tanpa mengetahui apakah itu akan berhasil
Apakah itu layak dilakukan tanpa prospek ketenaran
Tidak ada imbalan yang diharapkan untuk tugas tersebut
Bukan namamu
Anda harus lari
Seperti air di sungai
Tanpa jeda, jernih, dingin, dan murni
Seperti hujan dari tebing
Anda harus lari
Karena begitulah yang terjadi
Jalankan sampai Anda lupa kemana tujuan Anda
Dan kemudian berlari menuju langit
Kedamaian adalah periode antara menarik pelatuk dan memuat ulang
Apakah Anda mendengar para malaikat bernyanyi?
Apakah Anda tidak memotret cukup cepat?
Lonceng berbunyi
Berlari melalui parit
Tentang garis merah sempit
Air mata mengalir di pipi
Dan darah mengalir dari sepatu bot itu
Anda harus lari, yang lainnya menghilang
Jalankan sampai Anda tidak bisa lagi
Lari tanpa istirahat, lari telanjang, buang semuanya
Tapi larilah sampai hanya berlari yang tersisa
Tidak ada akhir yang bahagia karena tidak ada akhir, teruslah berlari