Deskripsi
Premiere: 17 Oktober 2025
Lirik dan terjemahan
Asli
Esas las palabras que dije.
No siempre el corazón es el que elige, pero no paro de pensar lo linda que estabas sentada, lo buena que estaba' acostada, tu culo es la mejor almohada.
Quiero que me bailes muy lento en la noche, suave la pose, loco por pedírtelo, nena, aquello y dámelo.
Fuera que hace frío en la calle, no quiero perderme detalle de todo lo que sabes hacer.
Así que, nena, mientras tu canción suena, bésame lento en la ojera, bésame lento en la ojera.
Así que, nena, mientras tu canción suena, bésame lento en la ojera, bésame lento en la ojera.
Dale para atrás, dale pa' sangre. Dale para atrás, dale pa' sangre.
Dale para atrás, dale pa' sangre. Dale para atrás, dale pa' sangre.
Dale para atrás, dale pa' sangre. Dale para atrás, dale pa' sangre.
Dale para atrás, dale pa' sangre.
Dale para atrás, dale pa' sangre.
Pasan las horas contigo.
Me encierro en tu cuerpo, me abrigo y me susurras: «Báilame».
Cambiamos posiciones, respiro entre sudores que evaporan la noche. Viajo por tu piel, fuego lento, dale pa' sangre.
No supe medir mi instinto.
Recuerdo el sabor del delirio que me nubla la habitación.
Solo escucho mi descontrol, interrumpo la aceleración marcando un ritmo suave.
Así que, nena, mientras tu canción suena, bésame lento en la ojera, bésame lento en la ojera.
Así que, nena, mientras tu canción suena, bésame lento en la ojera, bésame lento en la ojera.
Dale para atrás, dale pa' sangre.
Dale para atrás, dale pa' sangre. Dale para atrás, dale pa' sangre.
Dale para atrás, dale pa' sangre. Dale para atrás, dale pa' sangre. Dale para atrás, dale pa' sangre.
Dale para atrás, dale pa' sangre.
Dale para atrás, dale pa' sangre.
Terjemahan bahasa Indonesia
Itulah kata-kata yang saya ucapkan.
Tak selalu hati yang memilih, tapi aku tak henti-hentinya memikirkan betapa cantiknya kamu duduk, betapa enaknya kamu berbaring, pantatmu adalah bantal terbaik.
Aku ingin kamu menari untukku dengan sangat pelan di malam hari, posenya lembut, gila karena memintamu, sayang, lakukan itu dan berikan padaku.
Di luar dingin, saya tidak ingin melewatkan semua yang Anda tahu caranya.
Jadi, sayang, saat lagumu diputar, cium aku perlahan di lingkaran hitam, cium aku perlahan di lingkaran hitam.
Jadi, sayang, saat lagumu diputar, cium aku perlahan di lingkaran hitam, cium aku perlahan di lingkaran hitam.
Kembalikan, berikan darah. Kembalikan, berikan darah.
Kembalikan, berikan darah. Kembalikan, berikan darah.
Kembalikan, berikan darah. Kembalikan, berikan darah.
Kembalikan, berikan darah.
Kembalikan, berikan darah.
Berjam-jam berlalu bersamamu.
Aku mengunci diriku di tubuhmu, aku melindungi diriku sendiri dan kamu berbisik kepadaku: "Menarilah aku."
Kami berganti posisi, aku bernapas di sela keringat yang menguap malam. Saya melakukan perjalanan melalui kulit Anda, api lambat, berikan darah.
Saya tidak tahu bagaimana mengukur naluri saya.
Saya ingat rasa delirium yang mengaburkan kamar saya.
Saya hanya mendengarkan kurangnya kendali saya, saya menghentikan akselerasi, mengatur ritme yang lembut.
Jadi, sayang, saat lagumu diputar, cium aku perlahan di lingkaran hitam, cium aku perlahan di lingkaran hitam.
Jadi, sayang, saat lagumu diputar, cium aku perlahan di lingkaran hitam, cium aku perlahan di lingkaran hitam.
Kembalikan, berikan darah.
Kembalikan, berikan darah. Kembalikan, berikan darah.
Kembalikan, berikan darah. Kembalikan, berikan darah. Kembalikan, berikan darah.
Kembalikan, berikan darah.
Kembalikan, berikan darah.