Lagu lain dari Gülden
Deskripsi
Kekecewaan terkadang tidak dapat disembuhkan dengan pengampunan, melainkan dengan keteguhan hati yang membara. Abu di sini bukanlah dari rokok, melainkan dari apa yang dulu disebut cinta. Ternyata lebih mudah untuk terbakar daripada percaya lagi, dan sekarang, alih-alih “maafkan aku”, yang terdengar adalah “biarkan terbakar”.
Kisah ini bukan tentang air mata, tetapi tentang api batin yang tidak meminta belas kasihan. Ketika rasa sakit berubah menjadi kepalan tangan dan menjadi karakter. Ketika kelemahan dihilangkan dengan menghisap rokok, dan luka-luka ditutupi asap, tanpa meninggalkan ruang untuk “seandainya” yang menyedihkan. Tidak padam - hanya belajar bersinar dengan cara yang berbeda.
Lirik/Musik: Gülden
Produser: Jenko Ary
Editor: Jenko Ary
Sutradara - İzzet Başlak
A&R - Onur Özşik
Manajer - Müge Sözen / Zirve Production
Distribusi - OneRPM
Radio PR - Refik Saryoz
Mix: Genco Ari
Mastering: Emre Kira
Studio: Genco Ari Production
Direktur studio: Burcu Ari
Direktur fotografi - Dogan Kumova
Warna - Mert Aytash
Desain sampul - Mirsad Baydemir / Tezat Studio
Terima kasih - Göksel Kayahan, Mihriban Arslan
Lirik dan terjemahan
Asli
Dur bakalım daha biz ölmedik.
Yaralı bırakana ikila etmedik.
Sardık tütüne acıyan yeri, üflediler ama sönmedik.
Seni tanırım ihanetinden, çapsız özrün ederinden, aşk kaybetmiş değerinden, çekinir miyim behderinden?
Korkmuyorum senin gibi ve artık hiç güvenmiyorum.
Pişmansın ya alev gibi, yan ulan yan, söndürmüyorum.
Korkmuyorum senin gibi ve artık hiç güvenmiyorum.
Pişmansın ya alev gibi, yan ulan yan, söndürmüyorum.
Seni tanırım ihanetinden, çapsız özrün ederinden, aşk kaybetmiş değerinden, çekinir miyim behderinden?
Korkmuyorum senin gibi ve artık hiç güvenmiyorum.
Pişmansın ya alev gibi, yan ulan yan, söndürmüyorum.
Korkmuyorum senin gibi ve artık hiç güvenmiyorum.
Pişmansın ya alev gibi, yan ulan yan, söndürmüyorum.
Terjemahan bahasa Indonesia
Tunggu, kita belum mati.
Kami tidak menghukum mereka yang terluka.
Kami melumasi bagian yang sakit itu dengan tembakau, mereka meniupnya tetapi kami tidak keluar.
Aku mengenalmu dari pengkhianatanmu, dari nilai permintaan maafmu yang tidak berarti, dari nilai cintamu yang hilang, apakah aku takut dengan hargamu?
Aku tidak takut sepertimu dan aku tidak percaya lagi.
Maaf, itu seperti nyala api, bakarlah, bakarlah, aku tidak akan memadamkannya.
Aku tidak takut sepertimu dan aku tidak percaya lagi.
Maaf, itu seperti nyala api, bakarlah, bakarlah, aku tidak akan memadamkannya.
Aku mengenalmu dari pengkhianatanmu, dari nilai permintaan maafmu yang tidak berarti, dari nilai cintamu yang hilang, apakah aku takut dengan hargamu?
Aku tidak takut sepertimu dan aku tidak percaya lagi.
Maaf, itu seperti nyala api, bakarlah, bakarlah, aku tidak akan memadamkannya.
Aku tidak takut sepertimu dan aku tidak percaya lagi.
Maaf, itu seperti nyala api, bakarlah, bakarlah, aku tidak akan memadamkannya.