Lagu lain dari Begüm Yiğit
Deskripsi
Cinta di sini bukanlah tentang ciuman di bawah hujan seperti di film, melainkan tentang masokisme perasaan yang abadi - ketika hati, seperti kucing yang keras kepala, kembali merangkak ke tempat yang telah digaruknya. Semuanya sedikit dramatis, sedikit teatrikal, tetapi sangat tulus. Karena ya, tidak bisa tertawa, tetapi juga tidak bisa berhenti mencintai.
Musik seolah berbisik: “Cukup sudah,” dan hati menjawab: “Sebentar, sekali lagi saja.” Dan dalam siklus abadi inilah letak keindahannya. Rasa sakit bergema dalam irama, kerinduan terdengar seperti harapan, dan bahkan hati yang hancur pun bisa menjadi indah jika berdetak selaras.
Lirik dan musik: Begüm Yiğit
Gitar: Jan Güneş
Pencampuran dan mastering: Can Demir
Karya: Derya Farahani
Produksi: FiPlus
Lirik dan terjemahan
Asli
Son gün gibi sevsen beni.
Yokmuş gibi yarınlar. Rüya gibi gelsen bana.
Korkar gibi uyanmaktan.
Ah, aklımı oynatıyorum.
Ödüm kopuyor sensiz kalmaktan.
Ben sevdim mi abartıyorum.
Kalbim çarpıyor, hiç uslanmıyor.
Gülmedi bir kez olsun aşktan yana yüzüm hiç gülmedi.
Çok sevdim, sevilmedim ama küsmedim.
Görmedi şu kalbim bir gün olsun gün yüzü görmedi.
Hep savruldu, vuruldu, hiç vazgeçmedi.
Avuttum kalbimi.
Öğrettim yeniden sevmeyi.
N'olur gel sen de şimdi öğret ah ona sevilmeyi.
Ah, aklımı oynatıyorum.
Ödüm kopuyor sensiz kalmaktan.
Ben sevdim mi abartıyorum.
Kalbim çarpıyor, hiç uslanmıyor.
Gülmedi bir kez olsun aşktan yana yüzüm hiç gülmedi.
Çok sevdim, sevilmedim ama küsmedim.
Görmedi şu kalbim bir gün olsun gün yüzü görmedi.
Hep savruldu, vuruldu, hiç vazgeçmedi.
Avuttum kalbimi.
Öğrettim yeniden sevmeyi.
N'olur gel sen de şimdi öğret ah ona sevilmeyi.
Terjemahan bahasa Indonesia
Jika kamu mencintaiku seperti hari terakhir.
Sepertinya tidak ada hari esok. Jika kamu datang kepadaku seperti mimpi.
Takut bangun.
Oh, aku kehilangan akal.
Aku takut tanpamu.
Apakah saya menyukainya? Saya melebih-lebihkan.
Jantungku berdebar kencang, tidak pernah berhenti.
Dia tidak tersenyum sekali pun, aku tidak pernah tersenyum karena cinta.
Aku sangat mencintai, aku tidak dicintai, tapi aku tidak membencinya.
Hatiku ini belum pernah melihat terang bahkan untuk sehari pun.
Ia selalu dilempar, dipukul, namun pantang menyerah.
Aku menghibur hatiku.
Aku mengajarimu untuk mencintai lagi.
Silakan datang sekarang dan ajari dia bagaimana dicintai.
Oh, aku kehilangan akal.
Aku takut tanpamu.
Apakah saya menyukainya? Saya melebih-lebihkan.
Jantungku berdebar kencang, tidak pernah berhenti.
Dia tidak tersenyum sekali pun, aku tidak pernah tersenyum karena cinta.
Aku sangat mencintai, aku tidak dicintai, tapi aku tidak membencinya.
Hatiku ini belum pernah melihat terang bahkan untuk sehari pun.
Ia selalu dilempar, dipukul, namun pantang menyerah.
Aku menghibur hatiku.
Aku mengajarimu untuk mencintai lagi.
Silakan datang sekarang dan ajari dia bagaimana dicintai.