Lagu lain dari Tuğba Yurt
Deskripsi
Kadang-kadang cinta itu kayak sinetron, di mana ceritanya udah lama nggak masuk akal, tapi tetap nggak bisa dimatikan. Semuanya tampak indah: bulan purnama, cahaya merah muda, janji-janji - dan kemudian, tiba-tiba, semuanya hancur berantakan dengan unsur-unsur introspeksi. Kata-kata terdengar lembut, tetapi tepat sasaran, seolah-olah menyembunyikan semua “bagaimana jika” dan “mungkin sia-sia”.
Di sini, perasaan tidak bernyanyi - mereka berdebat. Keindahan berdampingan dengan kelelahan, kelembutan - dengan “ya, bagaimana bisa begitu” yang keras kepala. Dan semua itu terdengar seperti percikan terakhir sebelum keheningan, di mana bahkan rasa sakit pun terlihat estetis, jika dilihat dari sudut yang tepat.
Lirik: Ozlem Melda Gurbay Onur
Musik: Ilker Bayraktar
Aransemen: Ilker Bayraktar
Gitar akustik dan elektrik: Selahattin Guzelel
Gitar bass: Mehmet Ozen
Pencampuran dan mastering: Bugra Kunt
Sutradara: Safa Gulsay
Direktur fotografi: Muhammed Kaldyrym
Editor: Emre Er
Warna: Barış Can Esen
Rambut: Mert Kaldyrym
Rias wajah: Uğur Kıral
Penata gaya: Seda Solmaz
Lirik dan terjemahan
Asli
Yalanlarında kayboldum.
İzlerdim esnaf halimle.
Sandım ki sen de masumdun.
Paramparçayım sayende.
Bir gece apansızın dolunay gibi doldum taştım.
Niyetim kötü değildi.
Kapkaraydı bir yanım.
Hâlâ tozpembe halde göremez gerçekleri.
Bitmedi, ne istediğini anlamadım.
Hallerin, nedir derdin?
Bilmiyorsun öyle mi? Emin değil mi kalbin?
Söylemesi çok kolay, sevmek zor lakin.
Son sözünü söyledin, dur arkasında bari.
Geçmedin o sevden hiç, benden geç yarim.
Bitmedi, ne istediğini anlamadım.
Hallerin, nedir derdin?
Bilmiyorsun öyle mi? Emin değil mi kalbin?
Söylemesi çok kolay, sevmek zor lakin.
Son sözünü söyledin, dur arkasında bari.
Geçmedin o sevden hiç, benden geç yarim.
Bilmiyorsun öyle mi? Emin değil mi kalbin?
Söylemesi çok kolay, sevmek zor lakin.
Son sözünü söyledin, dur arkasında bari.
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku tersesat dalam kebohonganmu.
Saya biasa menontonnya sebagai pedagang.
Saya pikir kamu juga tidak bersalah.
Aku hancur berkatmu.
Suatu malam, saya tiba-tiba meluap seperti bulan purnama.
Niat saya tidak buruk.
Sebagian diriku gelap gulita.
Dia masih tidak bisa melihat kebenaran dalam keadaan cerah.
Ini belum berakhir, saya tidak mengerti apa yang Anda inginkan.
Situasi Anda, apa yang akan Anda katakan?
Anda tidak tahu, bukan? Bukankah hatimu tidak yakin?
Memang mudah diucapkan, namun sulit untuk dicintai.
Anda mengucapkan kata terakhir Anda, setidaknya berdirilah di belakangnya.
Kamu tak pernah lepas dari cinta itu, lewati aku cintaku.
Ini belum berakhir, saya tidak mengerti apa yang Anda inginkan.
Situasi Anda, apa yang akan Anda katakan?
Anda tidak tahu, bukan? Bukankah hatimu tidak yakin?
Memang mudah diucapkan, namun sulit untuk dicintai.
Anda mengucapkan kata terakhir Anda, setidaknya berdirilah di belakangnya.
Kamu tak pernah lepas dari cinta itu, lewati aku cintaku.
Anda tidak tahu, bukan? Bukankah hatimu tidak yakin?
Memang mudah diucapkan, namun sulit untuk dicintai.
Anda mengucapkan kata terakhir Anda, setidaknya berdirilah di belakangnya.