Lagu lain dari Anggi Marito
Deskripsi
Terkadang waktu seolah berjalan - jam berdetak, hari berganti, bahkan kopi sudah tidak sama lagi - tetapi di dalam, semuanya tetap di tempat. Seolah-olah seseorang menekan "jeda" tepat di saat hati belum sempat melepaskan. Orang-orang di sekitar menyarankan untuk mencari hal baru, membuka diri terhadap dunia, - ya, tentu saja, seolah-olah itu mudah. Terutama ketika hanya ada satu tawa yang hidup di kepala, yang sudah sangat familiar. Lagu itu terdengar seperti percakapan dengan seseorang yang sudah lama tidak ada di dekat kita, tetapi keheningan masih tahu namanya. Di setiap bait - upaya untuk meyakinkan diri sendiri bahwa hidup terus berjalan, dan semuanya bisa dilewati. Dan dalam setiap nada - pengakuan bahwa tidak mungkin menggantikan seseorang yang istimewa. Tidak berhasil. Bukan karena kelemahan, tapi karena terlalu banyak yang sudah diinvestasikan - waktu, kepercayaan, kehangatan. Dan sekarang perasaan-perasaan ini hidup seperti surat lama: sedikit pudar, tapi tidak tega untuk dibuang. Penulis: Mario J. Clau Aransemen: Tohpati Sutradara: Prialangga Produser: Cici Aprilia Penata Kamera: Gibran Pandjisahih Master: Ahmad Maulana (Kemed), Dutex Penata Artistik: Uma Linke Penata Rias: Yulia Kartika Yodo Penata Rambut: Lely Penata Busana: Rickysie Asisten Penata Busana: Tio Pita dan Tisna Aguilera Editor Offline: Salman Alfarizi Colorist: Salman Alfarizi
Lirik dan terjemahan
Asli
Waktu demi waktu, hari demi hari
Sadar ku telah sendiri
Kau telah pergi jauh, tinggalkan diriku
Ternyata ku rindu
Senyuman yang selalu membungkus hati yang terluka
Di depan mereka
Tuhan, masih pantaskah ku 'tuk bersamanya?
Karena hati ini inginkannya
Tak segampang itu ku mencari penggantimu
Tak segampang itu ku menemukan sosok seperti dirimu, Cinta
Kau tahu betapa besar cinta yang kutanamkan padamu
Mengapa kau memilih untuk berpisah?
Ho-oh
Terlalu besar kutaruh harapan pada dirimu
Itu alasanku, lama tanpa dirimu, oh-oh
Mereka yang bilang, ku akan dapat lebih darimu
Tak mungkin, semua itu tak mudah
Oh, oh, oh (ku mencari penggantimu)
Tak segampang itu ku menemukan sosok seperti dirimu, oh, Cinta
Kau tahu betapa besar cinta yang kutanamkan padamu
Mengapa kau memilih untuk berpisah?
(Tak segampang itu ku mencari penggantimu) ho-ho-oh
Ho-oh-oh-oh, sosok seperti dirimu, Cinta
Kau tahu betapa besar cinta yang kutanamkan padamu
Mengapa kau memilih untuk berpisah?
Kau memilih untuk berpisah