Lagu lain dari Rony Parulian
Deskripsi
Terkadang perasaan kembali bukan dengan gembar-gembor, melainkan dengan tenang - seperti seberkas sinar matahari yang menembus jendela berdebu. Awalnya kamu berpikir: "Sepertinya salah dengar." Nanti - sudah terlambat. Semuanya hidup lagi: jantung, napas, bahkan bayangan di dinding seolah menjadi lebih hangat. Cinta di sini bukan tentang kembang api dan pengakuan dalam puisi, tapi tentang keras kepala yang lembut - menjaga apa yang tiba-tiba berdebar lagi di dalam. Dalam suara ini - kekuatan tenang dari mereka yang pernah kehilangan, tetapi tidak berhenti percaya bahwa mereka bisa merasakan segalanya lagi.
Lirik dan terjemahan
Asli
Kutemukan satu sisi dalam diri
Warna-warni penuhi jiwaku
Meski kadang hati ini pun bertanya
Apa mungkin benar ini nyata?
Kau hadir di balik kokohnya tembok hatiku
Kauruntuhkan kerasnya diriku
'Kan kujaga di luas hatiku
Di dalam samudra perasaan
Tak terkira, entah sampai kapan
Tak ada ujungnya
Mungkin hanya mati yang memisah
Sejak hari itu, ku merasa lagi
Perasaan yang telah lama mati
Tak pernah kusangka selama ini
Kau yang sanggup menghidupkan lagi
Kau hadir di balik kokohnya tembok hatiku
Kauruntuhkan kerasnya diriku
'Kan kujaga di luas hatiku
Di dalam samudra perasaan
Tak terkira, entah sampai kapan
Tak ada ujungnya
Mungkin hanya mati yang memisah
('Kan kujaga di luas hatiku)
Di dalam samudra perasaan
Tak terkira, entah sampai kapan
Tak ada ujungnya
Mungkin hanya mati yang memisah
(Hanya dirimu yang bisa merobohkan)
(Kokohnya hatiku)
Mungkin hanya mati yang memisah
(Tak pernah kusangka selama ini)
(Yang selalu menghidupkan aku)
Mungkin hanya mati yang memisah