Deskripsi
Seolah-olah selama ini seseorang mencari bukan manusia, melainkan keheningan di mana ia akhirnya bisa bernapas lega. Berlayar - melalui perasaan, kesalahan, dan lautan harapan serta keraguan. Mendaki - bukan untuk bintang, tapi untuk ketenangan yang hanya ada di dekat orang yang "tepat". Dan akhirnya - sampai juga. Bukan dengan kembang api, tapi dengan cahaya lembut, seperti lampu di jendela saat kamu pulang terlambat dan melihat: kamu ditunggu. Dalam lagu itu bukan badai, melainkan ketenangan setelah pelayaran panjang. Suara itu seolah berkata, "Sudah, berhenti mencari." Karena cinta bukanlah kilasan, melainkan pelabuhan tempat bahkan angin bernyanyi tentang keheningan.
Lirik dan terjemahan
Asli
Sedalam samudra t'lah aku selami
Setinggi langit di angkasa t'lah kuarungi
Sepanjang kehidupanku, aku mencari
Sebentuk kelembutan hati cinta sejati, oh
Kini usai sudah s'gala penantian panjangku
Setelah temukan dirimu, duhai Kekasihku
Hanya di hatimu akan kulabuhkan hidupku
Kar'na kaulah cinta terakhirku, oh-oh
Berjuta kejora terangi gelap malamku
Tetap tak seindah cahaya mata hatimu, oh-ho
Kini usai sudah s'gala penantian panjangku
Setelah temukan dirimu, duhai Kekasihku
Hanya di hatimu akan kulabuhkan hidupku
Kar'na kaulah cinta terakhirku, oh-oh
Kini usai sudah s'gala penantian panjangku
Setelah temukan dirimu, duhai Kekasihku
Hanya di hatimu akan kulabuhkan hidupku
Kar'na kaulah cinta terakhirku
Kini usai sudah s'gala penantian panjangku
Setelah temukan dirimu, duhai Kekasihku
Hanya di hatimu akan kulabuhkan hidupku
Kar'na kaulah cinta terakhirku, oh-ho-ho
Oh-ho-ho