Lagu lain dari Mahalini
Deskripsi
Ketika hati mengambil keputusan alih-alih otak, ceritanya selalu sama. Awalnya seperti iklan cokelat: kata-kata manis, mata jujur, dan sepertinya inilah kisah yang luar biasa, tidak seperti yang dialami orang lain. Kemudian, tentu saja, ternyata “tidak seperti yang dialami orang lain” hanyalah kisah dengan lebih banyak rintangan. Namun, siapa yang akan menolak cinta hanya karena mengetahui hasil akhirnya?
Dalam lagu, cinta bukanlah perasaan, melainkan maraton untuk bertahan hidup. Ketika Anda tidak bisa lagi membedakan antara keyakinan dan kebiasaan untuk membenarkan. Ketika air mata sudah lama habis, tetapi entah mengapa Anda masih terus membela orang yang sudah lama kehilangan kepercayaan Anda. Dan yang tersisa hanyalah pertanyaan retoris, pelan dan lelah: “Apakah ini cinta... atau kebodohan?”
Motif yang hangat, dramatis, tetapi sangat familiar tentang bagaimana bahkan dalam cermin yang pecah, wajah orang yang dicintai masih terlihat.
Produser eksekutif: Lina Priscilla (HITS Records)
A&R: Sevri Hadis
Asisten A&R: Aristides J. Suwono, Rafael Yefta, Kevin Pahlevi, dan Muhammad Fakhri
Penulis: Andmesh dan Mahalini
Penyanyi: Mahalini
Produser: S/EEK
Keyboard dan synthesizer: Adrian Rahmat Purwanto
Drum dan pemrograman: Jessilardus Meits dan Marco Steffiano
Direktur vokal: Mohammed Kamga
Vokal direkam di studio Bros, sutradara suara - Aditya Bagus, sutradara suara tambahan - Aldian Fakhrobbi
Editor vokal: Rio Ndul
Pencampuran dan mastering: Dimas Pradipta di studio Sum It
Penerbit: PT. Star Chipta Musikindo
Produksi JA Films
Produser dan sutradara: Joshua Axel Limandjaja
Asisten produser: Giovano Jovindra Tiavan
Sutradara: Ramadan Firman
Asisten Kamera: Ahmad “Kemed” Maulana
Master: Ilham Mubarak Afendi
Asisten Master: M. Shendi Hulianto
Pencahayaan: Rizki Ramadan Nasution dan M. Taufim Septian
Penangkapan terbaik di antara anak laki-laki: Syananda Fadli Muhsin
Direktur Seni: Cynthia Chaterin
Asisten Direktur Seni: Ujogo Simbolon
Tim Seni: Agus Solihin, Afri Nanda, Ajo Maryana, Lin Heriana, dan Ade Abdul Rohman
Koordinator Kecantikan: Ruli Adi
Penata gaya: Ferri Oktavianus
Penata rias: Dhirman Putra
Penata rambut: Ruri Padwa
Penata busana: Jeffrey Tan
Editor dan pewarna: Joshua Axel Limandjaja
Desainer grafis: Yessika Suyanti
Lirik dan terjemahan
Asli
Kita adalah dua insan penuh cinta
Di awal tercipta kisah kita
Manis tuturmu buatku terpana
Bagiku kau sempurna
Memang benar semua kata mereka
Benar, ku t'lah dibutakan cinta
Tak hanya sekali kaukhianati
Sudah cukup, ku tak tahan hati
Mati-matian ku membelamu di depan mereka
Walau sakit, tetap ku percaya kau beda dari lainnya
Habis-habisan ku dibohongi, sayang, ini tetap sama
Tuhan, ini cinta atau bodoh?
Habis fikir dengan sifatmu itu
Berulang kali kumaafkan
Berulang lagi kaulakukan
Satu-satunya kebanggaanku
Kini jadi rasa sakit terdalam
Mati-matian ku membelamu di depan mereka
Mati-matian ku membelamu di depan mereka
Walau sakit, tetap ku percaya kau beda dari lainnya
Habis-habisan ku dibohongi, sayang, ini tetap sama
Tuhan, ini cinta atau bodoh?
(Mati-matian ku membelamu di depan mereka)
Walau sakit, tetap ku percaya kau beda dari lainnya
Habis-habisan ku dibohongi, sayang, ini tetap sama
Tuhan, ini cinta atau bodoh?
Oh, Tuhan, ini cinta atau bodoh?