Deskripsi
Kedengarannya seperti kenangan yang terbungkus dalam gemerisik film tua. Nada-nada lembut seolah-olah menyentuh hati dengan ujung jari - tidak menekan, tidak memanggil, hanya ada. Ada sesuatu dari siang musim panas, ketika segala sesuatu di sekitar membeku, dan yang terdengar hanyalah hembusan angin dan tawa ringan yang tenggelam di kejauhan. Musik yang tidak perlu memahami kata-katanya - musik itu sendiri yang berbicara: tentang kelembutan, tentang rasa syukur, tentang ketenangan langka yang datang ketika Anda tidak lagi mencari makna, tetapi hanya merasakan.
Lirik dan terjemahan
Asli
Takkan selamanya tangan ku mendekapmu.
Takkan selamanya raga ini menjagamu.
Seperti alunan detak jantungku, tak bertahan melawan waktu.
Dan semua keindahan yang memudar atau cinta yang telah hilang.
Tak ada yang abadi, tak ada yang abadi.
Tak ada yang abadi, tak ada yang abadi.
Ha, biarkan aku bernafas sejenak sebelum hilang.
Ha, takkan selamanya tangan ku mendekapmu.
Takkan selamanya raga ini menjagamu.
Jiwa yang lama segera pergi.
Bersiaplah para pengganti, oh.
Tak ada yang abadi, tak ada yang abadi.
Tak ada yang abadi, tak ada yang abadi.