Deskripsi
Terkadang perpisahan tidak terdengar seperti akhir, melainkan seperti gema - panjang, lengket, yang tidak dapat disembunyikan bahkan dalam keheningan. Dalam setiap kata lagu ini - ada beban ketidakjelasan dan upaya untuk berpura-pura bahwa semuanya terkendali. Cinta di sini tidak runtuh secara tiba-tiba, tetapi perlahan-lahan hancur, seperti plester dari dinding tua, di mana jejak kebahagiaan masih terlihat. Dan karena itu sangat menyakitkan - karena tidak ada yang berteriak, tidak ada yang menyalahkan, hanya pergi, meninggalkan yang lain untuk berurusan dengan hantu di telepon dan bayangan dirinya sendiri.
Lirik dan terjemahan
Asli
Lo tau gak hari ini hari apa?
Lo gak tau kan? Karena lo tuh sibuk terus kerja mikirin masa depan.
Yang bahkan gue sendiri aja gak yakin ada gue di dalamnya.
Hari ini hari anniversary kita, dan lo lupa. Lo gak ada chat, gak ada kabar, gak ada apa-apa.
Gue ngerti lo punya mimpi. Gue ngerti lo capek. Tapi kenapa harus gue yang selalu ngertiin lo?
Your photo's still living in my phone Like a ghost that's never really gone I'm stuck between forgetting and holding on Why'd we keep on pushing till it broke?
Was the day made just some kind of joke?
Now I hear your name and I start to choke
If that's what you want, I will get away from here And you won't say goodbye
Just make me your stepping stone, then walk on your own Please don't cry
Why'd we let it fall apart like this?
Was it worth saying every moment we missed?
Now I flinch when I hear your name I still replay how you let me pour
All my fears on your scars of what we swore Then you walked away through the gate you tore
If that's what you want, I will get away from here And you won't say goodbye
Just make me your stepping stone, then walk on your own Don't be shy
Fall into harm Bring the last words, no sleep Your name still hurts Heart digging into deep If there's still hope
I swear I won't let go
One last breath One kiss before you go
I said goodbye
Banyak sekali kebahagiaan yang pernah kita ukir di sini.
Tapi seakan-akan tertutup satu noda kecil yang kita anggap tidak sangat besar di depan matamu.
Aku tidak sepertimu. Dan aku juga tidak akan pernah menjadi sepertimu.
Dan ironisnya, hal yang paling kita takuti yaitu tasbih dan notario, bukan hal yang akan benar-benar memisahkan kita.
Dan kita juga tidak akan dipisahkan oleh kematian.
Dulu aku pernah berkata padamu, jika suatu saat kita berpisah, setidaknya banyak pelajaran yang bisa kita ambil dalam Tuhan ini.
Dan menjadikan kita bersikap lebih dewasa.
Terima kasih telah membuatku besar.
Dan terima kasih telah membuatku tangguh.
Dan menunjukkanku apa itu rasa sakit.
Dan menjadikanku seperti sekarang ini.
Karena sesungguhnya kita sedang tidak baik-baik saja.
Karena sesungguhnya, kita sedang sangat tidak baik-baik saja.