Lagu lain dari Ferdous
Deskripsi
Ada sesuatu dari kemalasan musim panas dan kegilaan jalanan di dalamnya - ketika matahari melelehkan aspal, dan di bawah balkon seseorang menyanyikan sesuatu yang bukan doa, bukan pula kutukan. Semuanya tampak sederhana: bir, pil, percakapan tentang hal-hal abadi antara dua halte. Tapi dalam kata-kata ini bersemayam panas yang tak kunjung reda bahkan di malam hari. Yang itu, yang membuat kepala pusing dan sedikit takut - karena segala sesuatu hidup, cerah, dan pada saat yang sama ditakdirkan. Baunya keringat, jeruk, dan sesuatu yang berbahaya. Dan seolah-olah justru karena itu ingin tinggal sebentar lagi, sampai pagi datang menjemput.
Lirik dan terjemahan
Asli
Quiero ver que pasa tarde abajito del balcón.
Quiero llevar el cañón, quiero llevar el cañón.
Quiero ver que pasa tarde abajito del balcón.
Si no quieres, así te vale y yo haré la venta a Dios.
Caminito de la playa, unas piedras y unas velas.
La vida es solo un relato que se come entre tus piernas.
Caminito de la playa, toca puerta de tu amante que se come entre las dos su pelota de futbol.
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya ingin melihat apa yang terjadi di bawah balkon.
Saya ingin membawa meriam, saya ingin membawa meriam.
Saya ingin melihat apa yang terjadi di bawah balkon.
Kalau tidak mau, terserah Anda dan saya akan jual kepada Tuhan.
Jalan kecil menuju pantai, beberapa batu dan beberapa lilin.
Hidup hanyalah sebuah cerita yang memakan sela-sela kakimu.
Dalam perjalanan ke pantai, ketuk pintu kekasih Anda, yang sedang makan bola sepaknya bersama.