Lagu lain dari Dato' Sri Siti Nurhaliza
Deskripsi
Udara seolah-olah dipenuhi dengan aroma melati dan tawa - tawa yang ringan dan sedikit malu-malu, seperti saat kebahagiaan baru saja mencoba rasanya. Semua di sekeliling berputar perlahan dalam waltz - angin, tawa, tatapan, desiran kain. Dalam musik ini tidak ada tempat untuk drama: hanya permainan, keselarasan ritme, dan keyakinan yang agak naif bahwa karena semuanya terdengar begitu harmonis, maka dunia mungkin juga ada di pihak kita. Lagu itu tersenyum dengan ujung bibir, mengedipkan mata - dan bahkan "berkah resmi dari atas" terdengar seperti undangan ke pesta di mana kue sudah dipotong, tetapi tidak ada yang terburu-buru untuk pulang. Cinta di sini tidak melankolis dan tidak agung - hanya sangat hidup, seperti di rumah, dengan rona di pipi dan "ah" lirih di akhir setiap baris. Produser Lagu: Firdaus Rahmat dan Iki Hugh Penulis Lagu dan Lirik: Firdaus Rahmat dan Iki Hugh Produser: Lesti Kejora dan Rizky Billar Co-produser: Ferry Fernandes Sutradara: Tono Vishnu Asisten Sutradara: OPH Kameramen: Oki Prabowo Pencahayaan: Jarwo Kuat, Kevin Shadow, Adam Brugman, Arjuna View, Gendon Kdsn Tim Artistik: Jujun, Abut, Firman Hutabarat Penata Rias: Dwi, Ipe Penata Busana Penari: Riyan, Sonata Penari: Devi, Ndaaru (Batavia) Editor Offline dan Online: Fetolebi Post Penata Rias: Epi Temerlo Lemari Pakaian: Arunsaifulldesiri Hiasan Kepala: Manekbi Pachek
Lirik dan terjemahan
Asli
Halunan bayu menyapa lembut.
Ahai tenangnya disambut.
Perangan-rangan kasih menjemput.
Ahai nama pun disebut.
Mekarnya cinta dibajar restu.
Ketika kumbang menghinggap ke bunga.
Tercipta satu perjalanan indah. Melamar hati yang mahu dicinta.
Paras rupa yang sepadan. Tingkah laku dibuai rasa.
Bagai dunia ini dimilikinya.
Janji kedua-duanya bahagia. Pada restu dan ikatan kasih resmi
Tuhan.
Kasih resmi Tuhan.
Abang rindu itu punya obat jika pingin masuk cepat.
Datang bunga mangga bawa dulang bawa hati dia pulang.
Mekarnya cinta dibajar restu.
Hai! Ketika kumbang menghinggap ke bunga.
Tercipta satu perjalanan indah. Melamar hati yang mahu dicinta.
Paras rupa yang sepadan. Tingkah laku dibuai rasa.
Bagai dunia ini dimilikinya.
Janji kedua-duanya bahagia. Pada restu dan ikatan kasih resmi
Tuhan.
Pilih yang mana? Pilih, pilih yang mana? Hati kau berkenan.
Oh, pilih si dia. Pilih, pilih si dia.
Yang kau berkenan. Ha. . .
Ikatan yang direstui Tuhan.
Ahai kasih resmi Tuhan.
Ikatan yang dikasihi Tuhan. Ahai kasih resmi
Tuhan.
Ke bunga. . .
Indah. . .
Cinta. . .
Dibuai rasa. Bagai dunia ini dimilikinya.
Janji kedua-duanya bahagia.
Pada restu dan ikatan kasih resmi Tuhan.
Kasih resmi Tuhan. Ha-ha.
Kasih resmi Tuhan.