Lagu lain dari Aziz Harun
Lagu lain dari NAKI
Deskripsi
Pagi yang belum memutuskan akan menjadi cerah atau tetap mendung. Di suatu tempat di lubuk ingatan, alarm berdering, tapi sepertinya bukan alarm itu yang berdering, melainkan kehidupan dewasa. Yang di mana sarapan menjadi negosiasi, tawa menjadi penutup, dan waktu mengalir begitu saja, seolah-olah teh yang dituangkan dengan tergesa-gesa. Berlari agar tidak terlambat untuk sesuatu yang penting, meskipun belum sepenuhnya jelas untuk apa. Mengumpulkan diri sendiri sepotong demi sepotong di antara harapan orang lain dan "harus" diri sendiri. Belajar bersabar, seperti seni baru. Dan tiba-tiba menyadari bahwa menjadi dewasa itu bukan tentang kemenangan, tapi tentang kemampuan untuk tidak menyerah, bahkan ketika kamu tidak tahu di mana garis finisnya. Di suatu tempat di sana, di antara langit kelabu dan kehangatan telapak tangan, muncul rekonsiliasi yang tenang. Bukan menyerah - hanya tumbuh dewasa.
Lirik dan terjemahan
Asli
Pagi yang tak pasti 'tuk mengejar mimpi.
Sinar matahari mengganggu lelap tidurku.
Bawa pura-pura sarapan basa-basi.
Mencari-cari makna di meja yang tak pernah peduli.
Beribu hari yang kulalui, sejuta tanya atau lebih.
Mengapa aku masih di sini meskipun esok aku kembali.
Langit biru yang menjelma kelabu.
Berlari hanya 'tuk membeli waktu. Kesunyian yang berbalut senyuman palsu.
Menjadi dewasa. Yang tak selalu berakhir bahagia.
Bertahan adalah jalan injaknya.
Hingga akhirnya kubelajar menerima.
Menjadi dewasa.
Tubuh yang berubah.
Bengkung yang tak kupinta.
Banyak rahasia yang mulai lelah kujaga.
Berberapa nama kulalui hingga sebulan atau lebih.
Mengapa aku masih begini berharap ada yang setia di sini.
Langit biru yang menjelma kelabu.
Berlari hanya 'tuk membeli waktu. Kesunyian yang berbalut senyuman palsu.
Menjadi dewasa. Yang tak selalu berakhir bahagia.
Bertahan adalah jalan injaknya.
Hingga akhirnya kubelajar menerima.
Menjadi dewasa.
Dewasa.
Langit biru yang menjelma kelabu.
Berlari hanya 'tuk membeli waktu. Kesunyian yang berbalut senyuman palsu.
Menjadi dewasa. Langit biru yang menjelma kelabu.
Berlari hanya 'tuk membeli waktu. Kesunyian yang berbalut senyuman palsu.
Menjadi dewasa. Yang tak selalu berakhir bahagia.
Bertahan adalah jalan injaknya.
Hingga akhirnya kubelajar menerima. Menjadi dewasa.
Aaa aaa dewasa.