Lagu lain dari Ceren Sagu
Deskripsi
Terkadang keheningan terdengar lebih keras daripada semua orkestra. Nah, kamu berjalan begitu saja, santai, seolah tidak terjadi apa-apa, padahal di dalam, semua oksigen sudah tersapu angin. Hati, tentu saja, berpura-pura baik-baik saja, tapi di setiap langkah berbisik: "belum waktunya, belum sembuh." Dan musik ini justru tentang kondisi itu - ketika rasa sakitnya sudah tidak tajam lagi, tapi masih terasa akrab. Ketika hidup tanpa seseorang seperti itu mungkin, tapi bernapas masih terasa berat. Dan yang tersisa hanyalah terus melangkah maju, agar suatu saat nanti akhirnya sampai pada kedamaian. Atau setidaknya sampai napas pertama tanpa gemetar. Lirik dan Musik: Oğuzhan Atmacca Penata Musik: Esad Fidan Campuran: Esad Fidan Mastering: Buğra Kunt Asisten Penata Musik: İbrahim Küçükoglu Gitar: Ediz Erinç Biola: Rapsodi dan Veysel Lekesizgöz Kanun: Erman Ertan Sutradara: Melike Beşli Sinematografer: Arda Üzmez DIT: Çağrı Savtekin Drone: Yusuf Demir Produksi: Solid Production Manajer Produksi: Ahmet Yalçın Asisten Produser: Furkan Ferah Di Balik Layar: Aykut Aktepe Fotografi: Umut Can Doğan Editor: Berke Küçük Pewarnaan: Musap Çelik Perusahaan Pewarnaan: Flod Post Asisten Ceren Sağu: Aslıhan Yılmaz Rambut dan Rias Wajah Ceren Sağu: Meriç Hüküm Gaya: Sevda Kanalcı.
Lirik dan terjemahan
Asli
Bir gün gücüme gider hayat bir gün zoruma.
Bir gün yoluna girer her şey. Belki ağlarım bir gün mutluluğumdan.
Huzur bulduğumda bitecek her şey. Yürüdüm öylece sakin sessiz.
Yaşanır mı böyle sensiz nefessiz?
Hayat ola bu daha değil. Ölmedim daha değil.
Daha değil. Hatırla diyemem zaten unutmazsın.
Unutamazsın. Hiç canın yanmaz mı?
Ahh. Gözümden aksın, yaşım damlasın.
Yüreğim uyansın.
Haline utansın senin yerin.
Yürüdüm öylece sakin sessiz. Yaşanır mı böyle sensiz nefessiz?
Hayat ola bu daha değil. Ölmedim daha değil.
Daha değil. Hatırla diyemem zaten unutmazsın.
Unutamazsın. Hiç canın yanmaz mı?
Ahh.
Gözümden aksın, yaşım damlasın. Yüreğim uyansın.
Haline utansın senin yerin.
Terjemahan bahasa Indonesia
Suatu hari hidup akan berada dalam kekuasaan saya, hari lain akan sulit bagi saya.
Suatu hari semuanya akan baik-baik saja. Mungkin suatu saat aku akan menangis karena kebahagiaanku.
Semuanya akan berakhir ketika saya menemukan kedamaian. Aku hanya berjalan dengan tenang dan tanpa suara.
Mungkinkah hidup seperti ini tanpamu, terengah-engah?
Ini belumlah hidup. Aku belum mati.
Belum. Saya tidak bisa mengatakan ingat, toh Anda tidak akan lupa.
Anda tidak bisa melupakannya. Apakah kamu tidak pernah terluka?
Ahh. Biarkan mengalir dari mataku, biarkan air mataku menetes.
Biarkan hatiku terbangun.
Malu pada Anda untuk situasi Anda.
Aku hanya berjalan dengan tenang dan tanpa suara. Mungkinkah hidup seperti ini tanpamu, terengah-engah?
Ini belumlah hidup. Aku belum mati.
Belum. Saya tidak bisa mengatakan ingat, toh Anda tidak akan lupa.
Anda tidak bisa melupakannya. Apakah kamu tidak pernah terluka?
Ahh.
Biarkan mengalir dari mataku, biarkan air mataku menetes. Biarkan hatiku terbangun.
Malu pada Anda untuk situasi Anda.