Deskripsi
Duka, ternyata, bukan badai - melainkan lebih seperti angin yang bertiup ke mana pun ia mau. Awalnya menjatuhkan, lalu tiba-tiba mengajari untuk bernapas lebih teratur. Di sini tidak menangis di bantal - di sini mereka menanam kebun dari ingatan, menyiraminya dengan rasa terima kasih, dan menunggu sesuatu yang hangat tumbuh dari tempat terdingin di dalam. Rasa sakit tidak disembunyikan, melainkan diubah menjadi musik, menjadi cahaya, menjadi "terima kasih" yang lirih bagi mereka yang sudah tidak ada lagi di sisi kita. Dan sepertinya kehilangan tidak mencuri cinta - itu hanya membuatnya abadi, dalam setiap napas, dalam setiap nada, dalam kata-kata: "Terpujilah Tuhan, jiwaku."
Lirik dan terjemahan
Asli
Grief is such a windy road.
You can try to keep it steady, but it moves when it gets ready.
They say it's love without a home.
'Cause it hurts to feel the distance, to speak of you in past tense.
I could let my heart grow bitter and cold.
But I will bless the Lord, oh my soul.
Oh, what a miracle.
Where I used to grow resentment is a garden of redemption.
And now I'm living off the seeds you've sown.
And this fruit will never wither.
Your legacy forever etched in stone.
Yeah, it's in my bones.
I will bless the Lord, oh my soul.
Oh my soul. Ooh.
I bless the
Lord, oh my soul. Ooh.
I will bless the Lord, oh my soul.
Yeah. Bless the Lord, oh my soul.
Oh. I will bless the Lord, bless the Lord.
When I'm on my face, on my lowest day, and I start to question.
When it's time to lay flowers on the grave, I'm still gon' bless Him.
Because amazing grace came and made a way for the lost and wretched.
So when I'm old and gray, past my golden days, I'm still gon' bless the Son of suffering, Lord of hosts.
I know you'll welcome me, my Father, with the sound of joy and laughter.
My grieving heart is filled with hope.
For the day we're back together, with a song we'll sing forever. This
I know, it won't get old.
Singing, "Bless the Lord, oh my soul. "
And we'll take a stroll on the streets of gold.
Singing, "Bless the Lord, oh my soul. "
Terjemahan bahasa Indonesia
Duka adalah jalan yang berangin.
Anda dapat mencoba menjaganya tetap stabil, tetapi ia akan bergerak saat sudah siap.
Mereka bilang itu cinta tanpa rumah.
Karena menyakitkan merasakan jarak, membicarakanmu dalam bentuk lampau.
Aku bisa membiarkan hatiku menjadi pahit dan dingin.
Tapi aku akan memberkati Tuhan, hai jiwaku.
Oh, sungguh sebuah keajaiban.
Tempat saya biasa menumbuhkan kebencian adalah taman penebusan.
Dan sekarang saya hidup dari benih yang Anda tabur.
Dan buah ini tidak akan pernah layu.
Warisanmu selamanya terukir di batu.
Ya, itu ada di tulangku.
Aku akan memberkati Tuhan, hai jiwaku.
Oh jiwaku. Ooh.
Saya memberkati
Tuhan, oh jiwaku. Ooh.
Aku akan memberkati Tuhan, hai jiwaku.
Ya. Pujilah Tuhan, hai jiwaku.
Oh. Saya akan memberkati Tuhan, memberkati Tuhan.
Saat aku tersungkur, di hari terendahku, dan aku mulai bertanya-tanya.
Ketika tiba waktunya untuk meletakkan bunga di kuburan, saya masih akan memberkati Dia.
Karena kasih karunia yang luar biasa datang dan memberi jalan bagi mereka yang terhilang dan celaka.
Jadi ketika aku sudah tua dan beruban, melewati masa keemasanku, aku masih akan memberkati Putra penderitaan, Tuhan semesta alam.
Aku tahu Engkau akan menyambutku, Ayahku, dengan suara gembira dan tawa.
Hatiku yang berduka dipenuhi dengan harapan.
Untuk hari dimana kita kembali bersama, dengan lagu yang akan kita nyanyikan selamanya. Ini
Saya tahu, ini tidak akan menjadi tua.
Bernyanyi, "Pujilah Tuhan, hai jiwaku."
Dan kita akan berjalan-jalan di jalanan emas.
Bernyanyi, "Pujilah Tuhan, hai jiwaku."