Deskripsi
Terkadang badai datang bukan saat semuanya runtuh, melainkan saat tiba-tiba menjadi tenang. Langit basah menggantung rendah, napas tersengal-sengal, dan rasanya seperti selamanya. Tapi di suatu tempat di sana, di balik selubung, matahari sudah bersinar. Belum terlihat, tapi ia terus menghangatkan kegelapan, seolah tahu bahwa tanpa dia, kita tidak akan bisa keluar. Musik mengalir seperti ombak - kadang berdebur keras di dada, kadang tiba-tiba menjadi bening, seolah memberi kesempatan untuk bernapas. Antara keraguan dan keyakinan, antara "belum" dan "tidak lagi", terdengar kata "tetaplah bertahan" yang keras kepala itu. Tanpa jaminan, tanpa rute, tapi dengan persetujuan diam-diam untuk terus maju, selama masih ada sesuatu yang beresonansi di dalam.
Lirik dan terjemahan
Asli
Couldn't break the fall. Turn around to tide.
Quickly came the flood.
That would change our lives. Now we can't go back.
And our better days, feel like artifacts of a treasured past.
Now we can't go back even though we've tried.
It won't be long until the gloom is over.
Soon the sun has to shine its light upon us.
Keep holding on, I need you more than ever.
This nearly April.
Swear that golden state. No wings undefined.
Wounds like open gates. Still we feel entrapped and we can't go back.
My heartbeat a rage. Hit like heavy rain.
Is it worth the pain?
Is it evil eye? Well, it's got this time.
It won't be long until the blooms take over.
We won't be chasing night, we're chasing wonders.
Wait for me, promise you won't let me weather this nearly April,
April.
No guarantees, no ways to know. So many places we'll go.
No certainty, no ways to know what life has in store. No guarantees, no ways to know.
So many places we'll go.
No certainty, no ways to know what life has in store. No guarantees, no ways to know.
So many places we will go.
No certainty, no ways to know what lies ahead. No guarantees, no ways to know.
So many places we will go.
No ways to know what life has in store.
Terjemahan bahasa Indonesia
Tidak bisa mematahkan musim gugur. Berbalik untuk air pasang.
Banjir datang dengan cepat.
Itu akan mengubah hidup kita. Sekarang kita tidak bisa kembali.
Dan hari-hari kita yang lebih baik, terasa seperti artefak dari masa lalu yang berharga.
Sekarang kita tidak bisa kembali meskipun kita sudah mencoba.
Tidak akan lama sampai kesuraman berakhir.
Sebentar lagi matahari akan menyinari kita.
Tetaplah bertahan, aku membutuhkanmu lebih dari sebelumnya.
Hampir bulan April ini.
Bersumpahlah keadaan emas itu. Tidak ada sayap yang tidak terdefinisi.
Luka seperti gerbang terbuka. Tetap saja kami merasa terjebak dan tidak bisa kembali.
Detak jantungku berdebar kencang. Dihantam seperti hujan lebat.
Apakah itu sepadan dengan rasa sakitnya?
Apakah itu mata jahat? Ya, kali ini sudah waktunya.
Tidak akan lama sampai bunga mekar mengambil alih.
Kami tidak akan mengejar malam, kami mengejar keajaiban.
Tunggu aku, berjanjilah kamu tidak akan membiarkanku cuaca hampir di bulan April ini,
April.
Tidak ada jaminan, tidak ada cara untuk mengetahuinya. Begitu banyak tempat yang akan kita kunjungi.
Tidak ada kepastian, tidak ada cara untuk mengetahui apa yang ada dalam kehidupan. Tidak ada jaminan, tidak ada cara untuk mengetahuinya.
Begitu banyak tempat yang akan kita kunjungi.
Tidak ada kepastian, tidak ada cara untuk mengetahui apa yang ada dalam kehidupan. Tidak ada jaminan, tidak ada cara untuk mengetahuinya.
Begitu banyak tempat yang akan kita kunjungi.
Tidak ada kepastian, tidak ada cara untuk mengetahui apa yang akan terjadi. Tidak ada jaminan, tidak ada cara untuk mengetahuinya.
Begitu banyak tempat yang akan kita kunjungi.
Tidak ada cara untuk mengetahui apa yang ada dalam kehidupan.