Lagu lain dari Rizky Febian
Deskripsi
Ketika rasa sakit tidak lagi merobek dari dalam, tetapi hanya duduk diam di suatu tempat di bawah tulang rusuk dan menghela napas bersamaan dengan napas - lahirlah lagu-lagu seperti ini. Mereka tidak berteriak, tidak berdebat dengan takdir, tidak bersumpah untuk tidak lagi mencintai. Mereka hanya berjanji - sampai akhir, sampai napas terakhir, selama masih ada "waktu". Ini seperti surat yang tidak perlu dikirim - penerima sudah tahu dari siapa surat itu berasal. Suaranya lembut, hampir seperti bisikan, seolah takut menakuti kenangan, dan musik mengalir seperti hujan senja di kaca: tenang, rendah hati, tetapi tetap dengan sedikit rasa rindu. Cinta di sini tidak muda dan tidak dramatis - ia dewasa, lelah, tetapi gigih. Dia yang tidak meminta bukti dan tidak menuntut timbal balik, karena sudah lama menjadi sesuatu seperti napas. Dan sepertinya, jika itu dihilangkan - jantungnya akan berhenti berdetak.
Lirik dan terjemahan
Asli
Yeah, yeah
No-oh, oh-oh
Inikah kisah cinta yang aku sesali?
Kini kau tinggalkan diriku
Ku tahu ini semua kesalahanku
Yang s'lalu membuatmu terluka
Maafkanlah, Sayangku
Dengarkan janjiku
Selama jantung ini berdetak
Ku akan s'lalu menjagamu hingga akhir waktu
Selama nafas ini berhembus
Tak akan ada cinta yang lain hingga tua bersama
No-yeah
Kumohon kembalilah dalam pelukanku
Lihatlah diriku tanpamu (tanpamu)
Maafkanlah, Sayangku
Dengarkan janjiku
Selama jantung ini berdetak
Ku akan s'lalu menjagamu hingga akhir waktu
Selama nafas ini berhembus
Tak akan ada cinta yang lain hingga tua bersama
Hati ini takkan mungkin tanpa cintamu
Yang begitu tulus mencintaiku, uh-oh
Uh, selama jantung ini berdetak
Ku akan s'lalu menjagamu hingga akhir waktu
Selama nafas ini berhembus
Tak akan ada cinta yang lain hingga tua bersama
(Selama jantung ini berdetak) uh-hu-oh
Ku akan s'lalu menjagamu hingga akhir waktu
Selama nafas ini berhembus
Tak akan ada cinta yang lain, oh-ho
Tak akan ada cinta yang lain hingga tua bersama
Ah-hm
Yeah, no-uh