Lagu lain dari Perunggu
Deskripsi
Kedengarannya seperti malam ketika keheningan tiba-tiba menjadi lebih hangat dari kenangan. Semuanya sudah terjadi - peran sudah dimainkan, adegan sudah ditutup, tapi gema suara dan langkah kaki masih hidup entah di mana di dada. Dalam akord-akord ini, bukan perpisahan, melainkan sisa-sisa kehadiran yang lembut, yang tidak hilang, melainkan hanya berubah bentuk. Musik itu seolah menyisir ingatan: sedikit geli, sedikit sakit, dan sangat akrab. Setiap nada seperti foto lama, sedikit pudar, tapi masih hidup. Ingin mendengarkan sambil berdiri, seolah menghormati sesuatu yang sudah tidak bisa dikembalikan, tapi bisa diingat dengan hati-hati. Lagu dan Aransemen: Adam Adenan, Ildo Hasman, Maul Ibrahim Lirik: Maul Ibrahim Vokal dan Gitar: Maul Ibrahim Bass, Keyboard: Adam Adenan Drum: Ildo Hasman Gitar Akustik dan Vokal Latar: Bima Errawan Vokal Latar: Viku Anindito, Giovanni Rahmadeva, Dennis Ferdinand Aransemen String: Lafa Pratomo Produser: Giovanni Rahmadeva dan Dennis Ferdinand. Direkam di: Studio SembuNYi, Tebet Stevano (vokal, gitar, dan keyboard); Studio SoundVerve, Tangerang Nico Putra (drum dan bas); DAS House, Bintaro Dennis Ferdinand (bas). Mixing: Stevano Vokal Editing: Ario Hendawan Instrument Editing: Ildo Hasman dan Ario Hendawan Mastering: Gerard Rumintjap
Lirik dan terjemahan
Asli
Peranmu selesai
Bebas semua tugas
Namun, kuingat
'Kan s'lalu kuingat
Temani tumbuhku
Kembangkan tingkahku
Semua kuingat
Dalam dan lekat
Di antara takbir
Pejam mataku, sebutkan namamu hadir
Muncul rangkaian ribuan cerita penting
Yang kuinginkan kau ada dalam abadi
Semua jalur hidupku berubah dini hari itu
Sebatang pertama
Juga ulah lainnya
Semua kuingat
Dalam dan lekat
Selera musikmu
Membuka kelambu
Telah membentuk
Oh, padat telingaku
Bolehkah kugunakan nama depanmu kelak?
Pasti 'kan kusematkan biar menular
Hingga saat ini, tiap langkahku t'lah
Jauhi beragam tepi
Terpujilah mandiri di hati
S'gala hikmah dari kesalahan lama
Kini tak lagi bebani
Terangi kesendirian lagi
Rentan lamban, ringkih terasa seperti
Dia tak berpihak lagi
Kerap pedih datang t'rus temani
Kurasa batinku takkan pernah siap
Terima salam pamitmu
Kau tahu kau yang t'lah mengubahku