Lagu lain dari Sinan Akçıl
Deskripsi
Lirik dan Musik: Sinan Akçıl
Aransemen: Sinan Akçıl
Mixing dan Mastering: Enes Yolcu
Sutradara: AMIRAL
Kameramen: Mojtaba Mantreh
Direktur Seni: Atefeh Pakdel
Penata Artistik: Ehsamuddin Hammas.
AD: Muhammad Rezai
Asisten Kamera: Utkan Evci
Master: Halil Kazar
Best Boy: Nuri Lekesizgöz
Asisten Cahaya: Şenol Sarıoğlu, Ali Kazar
Penata Gaya: Şeyma Aykutlu
Penata Rias: Çiğdem Yangın
Operator Jip: Hamed Sonata
Grip: Özkan Önder
Operator Dolly: Ferhat Güneri
DIT: Utku Evci
Penata Rambut: Mehmet Önsel
Lirik dan terjemahan
Asli
Sorunumuz yoktu aslında. Aşktan şımardık mı biz?
Kader dediğin işte tam burada.
Neyi bıraktık be biz?
Bazı sözler söylendi ama gerçekler öyle değil.
Ahlar var, vahlar var, bitmez pişmanlıklar.
Hâlâ bende teksin.
Biri yanındaysa bu şarkı çalarken söyle yanından gitsin.
Ahlar var, vahlar var, bitmez alışkanlık.
Hâlâ bende teksin.
Biri tutuyorsa şu anda elini söyle bana aitsin.
Ahlar var, vahlar var, bitmez alışkanlık.
Hâlâ bende teksin.
Biri tutuyorsa şu anda elini söyle bana aitsin.
Ahlar var, vahlar var, bitmez pişmanlıklar.
Hâlâ bende teksin.
Biri yanındaysa bu şarkı çalarken söyle yanından gitsin.
Ahlar var, vahlar var, bitmez alışkanlık.
Hâlâ bende teksin.
Biri tutuyorsa şu anda elini söyle bana aitsin.
Yalnız bana aitsin.
Terjemahan bahasa Indonesia
Kami sebenarnya tidak mengalami masalah apa pun. Apakah kita dimanjakan oleh cinta?
Takdir ada di sini.
Apa yang kita tinggalkan?
Beberapa kata telah terucap, namun faktanya tidak seperti itu.
Ada penyesalan, ada kesedihan, ada penyesalan yang tiada habisnya.
Kamu masih satu-satunya yang bersamaku.
Jika seseorang bersamamu, suruh dia pergi saat lagu ini diputar.
Ada keluh kesah, ada duka, itu kebiasaan yang tiada habisnya.
Kamu masih satu-satunya yang bersamaku.
Jika saat ini ada yang memegang tanganmu, katakan padaku kamu milikku.
Ada keluh kesah, ada duka, itu kebiasaan yang tiada habisnya.
Kamu masih satu-satunya yang bersamaku.
Jika saat ini ada yang memegang tanganmu, katakan padaku kamu milikku.
Ada penyesalan, ada kesedihan, ada penyesalan yang tiada habisnya.
Kamu masih satu-satunya yang bersamaku.
Jika seseorang bersamamu, suruh dia pergi saat lagu ini diputar.
Ada keluh kesah, ada duka, itu kebiasaan yang tiada habisnya.
Kamu masih satu-satunya yang bersamaku.
Jika saat ini ada yang memegang tanganmu, katakan padaku kamu milikku.
Kamu hanya milikku.