Deskripsi
Komposer: Kmi Kmo dan Luca Sikta
Kata-kata : Kmi Kmo dan Halim
Produser: Luca Sicta
Rekan produser: Kmi Kmo
Aransemen musik: Luca Sikta
Mencampur dan menguasai: Luca Sikta
Sutradara: Azlan Norani
Produser Film: Terang Films & Produksi PMD
Didistribusikan oleh: D'Ayu Pictures
Lirik dan terjemahan
Asli
Tenang hati dan jiwaku saat terkenangkanmu.
Gelora lautan hitam pun bercahaya kerna mu.
Aku tenggelam ke dasar ditimbulkan oleh mu.
Bawa hati jiwaku ini menuju ke sana.
Meniti aliran bara yang dipimpin cahaya.
Kasih dari kekasihmu kan bawa ku ke sana.
Antan patah lesung hilang pun masih ku berdiri teguh kerna mu, teguh kerna mu.
Antan patah lesung hilang pun masih ku berdiri teguh kerna mu, teguh kerna mu.
Lekat lekuk kusut murut yang hanya singgah tuk sementara, tanda kasihnya.
Lekat lekuk kusut murut yang hanya singgah tuk sementara, tanda kasihnya.
Lekat lekuk kusut murut yang hanya singgah tuk sementara, tanda kasihnya.
Takkan hanyutnya aku di bawah arus kelemahan penuh bernafsi yang ku hindari.
Aku adalah aku yang rasa cintaku dikhianati oleh duniawi.
Aku yang cemas, yang lemas, yang kadang hilang arah.
Yang cuba cari sinar hingga iman ku berdarah. Yang fana di dunia, lupa nikmat dikurnia.
Hilangnya rasa malu walau nafsu yang berliar. Yang asal, yang awal hingga yang paling akhir.
Yang nikmat pada zahir hingga lupa pada takdir.
Yang fatir di bibir, yang tak berzikir dan fikir. Yang gusarkan disingkir kena akal tak berfikir. Ah.
Engkau yang wujud, yang qidam, yang ada terdahulu. Yang baqa wa daniah, yang esa, yang maha satu.
Yang sama, yang besar. Aku gusa tersasar. Mohon jauhkan aku dari terdapa di dasar.
Lemah kegelapan jauhnya dari cahaya. Kuatkan rohaniku dari alfa alam baya.
Dorongkan aku tuk nampak ke arah lurus. Walau diri yang hina tetap diterima yang kudus.
Walau diri yang hina tetap diterima yang kudus.
Walau diri yang hina tetap diterima yang kudus.