Lagu lain dari Fukaj
Deskripsi
dir./edisi tambahan/warna: KOOZA
produksi: Alan Zajonc
asisten produser: Julia Korzeniowska
asisten dekorator: Michal Gurski
Manajer Proyek (SBM): Jakub Krzeminski
Sutradara seni: Milos Chudy
A&R: Filip Pobocha
Judul : Pelnya
Artis: Fukai
Produser: Charlie Montclair, Maki
Campuran/Master: Cari studio NOBOCOTO
Produksi vokal: Cari studio NOBOCOTO
Lirik dan terjemahan
Asli
Łódka się o fal, głowa się od zmian lekko kołysze.
Tyle dzisiaj gwiazd wszystkich nie zliczę.
Każda, która spadnie sobie życzę, żeby trwało to przez tysiąc lat.
Wiem, że kiedyś przyjdzie czas. Wiem, że kiedyś przyjdzie czas.
Bardzo lubisz spokój. Męczy mnie, gdy wokół Ciebie widzę smutek albo gniew.
Wtedy w Twoim oku widzę tylko mrok.
Już nie wiem, kogo bardziej boli Ciebie czy mnie. Dlatego jeździmy nad wodę. Ty prowadzisz, a ja bacznie się przyglądam
Tobie. Uczysz mnie całe życie, całe życie. Wciąż nie mogę. Wciąż nie umiem pływać.
Proszę, zostań jeszcze trochę, jeszcze trochę.
Łódka się o fal, głowa się od zmian lekko kołysze.
Tyle dzisiaj gwiazd wszystkich nie zliczę.
Każda, która spadnie sobie życzę, żeby trwało to przez tysiąc lat. Wiem, że kiedyś przyjdzie czas.
Wiem, że kiedyś przyjdzie czas.
Ale ja nie umiem pływać. Chciałbym tylko patrzeć jak to robisz. Umiem tylko pisać.
Boję mówić o tym, co spotkało nas wtedy, tamtej nocy.
Drogi Tato, byłeś moim idolem. No i też wzorem na przyszłość.
Chciałem być jak Ty, no ale chyba mi nie wyszło.
Wszystko wiesz najlepiej, bo przeżyłeś w życiu wszystko.
Nawet śmierć kliniczną.
Łódka się o fal, głowa się od zmian lekko kołysze.
Tyle dzisiaj gwiazd wszystkich nie zliczę.
Każda, która spadnie sobie życzę, żeby trwało to przez tysiąc lat.
Wiem, że kiedyś przyjdzie czas.
Wiem, że kiedyś przyjdzie czas, kiedy będę musiał złapać za ster.
Terjemahan bahasa Indonesia
Perahu berguncang melawan ombak, kepala sedikit bergetar karena perubahan.
Ada begitu banyak bintang hari ini yang tidak dapat saya hitung.
Setiap yang jatuh, saya harap bisa bertahan selama seribu tahun.
Saya tahu waktunya akan tiba suatu hari nanti. Saya tahu waktunya akan tiba suatu hari nanti.
Anda sangat menyukai perdamaian. Aku lelah saat melihat kesedihan atau kemarahan di sekitarmu.
Lalu di matamu aku hanya melihat kegelapan.
Aku tidak tahu siapa yang lebih tersakiti, kamu atau aku. Itu sebabnya kami pergi ke air. Anda mengemudi dan saya memperhatikan dengan cermat
Untukmu. Anda mengajari saya sepanjang hidup saya, sepanjang hidup saya. Saya masih tidak bisa. Saya masih belum bisa berenang.
Tolong tinggallah sedikit lebih lama, sedikit lebih lama.
Perahu berguncang melawan ombak, kepala sedikit bergetar karena perubahan.
Ada begitu banyak bintang hari ini yang tidak dapat saya hitung.
Setiap yang jatuh, saya harap bisa bertahan selama seribu tahun. Saya tahu waktunya akan tiba suatu hari nanti.
Saya tahu waktunya akan tiba suatu hari nanti.
Tapi aku tidak bisa berenang. Aku hanya ingin melihatmu melakukannya. Saya hanya tahu cara menulis.
Aku takut membicarakan apa yang terjadi pada kami malam itu.
Ayah tersayang, kamu adalah idolaku. Dan juga model untuk masa depan.
Aku ingin menjadi sepertimu, tapi sepertinya itu tidak berhasil.
Anda mengetahui segalanya dengan baik karena Anda telah mengalami segalanya dalam hidup Anda.
Bahkan kematian klinis.
Perahu berguncang melawan ombak, kepala sedikit bergetar karena perubahan.
Ada begitu banyak bintang hari ini yang tidak dapat saya hitung.
Setiap yang jatuh, saya harap bisa bertahan selama seribu tahun.
Saya tahu waktunya akan tiba suatu hari nanti.
Saya tahu bahwa suatu hari akan tiba saatnya saya harus mengambil alih kemudi.