Lagu lain dari Kalben
Deskripsi
Kata-kata dan musik: Kalben
Diaransemen dan diproduksi oleh: Gunes Ozgec
Produksi gitar: Mehmet Mutlu
Pencampuran: Alp Turach
Menguasai: Ahmet Gokhan Coskun
Seruling: Duygu Kozak Sahiner
Biola, Viola, keyboard, Vokal pendukung: Gunes Ozgec
Gitar akustik, gitar bass: Mehmet Mutlu
Produser: Khosh Bir Seda dan DMC
Sutradara: Omer Faruk Dogan
Direktur fotografi: Omer Turkdogdu
Pengeditan dan warna: Omer Turkdogdu
Foto sampul: Gulra Karabiyik
Desain Sampul: Baver Reis Turk
Gaya: Kalben
Riasan: Donmez Lebih Ketat
Rambut: Ozge Donmez
Fotografi di balik layar: Gulra Karabiyik
Lirik dan terjemahan
Asli
Bir adam için o kadın olamam ben
Sevişmiyorsak uykuya dalamam ben
Yanıma gelme evine giderken
Sessiz ol, sürpriz yok sessizlikte
Ne öğrendiysem yalnızlıktan öğrendim
Nereye gitsem hep peşimden geldin
Sonunda bu gece sana teslimim
Hey yalnızlık
Sevgilim, neden yakın bir arkadaş gibi sesin?
Bilmediğim ıssız, soğuk yerindeyim
Ördüğün duvar, sen gibi kokar
Nasıl? diye soruyorsun, anlatamam
Beni neden istemiyorsun?
Laf dinlemez arzularım
Sözcükleri boşa harcıyorsun
Bir öpsene, ıslak Kasım yağmurları dudaklarım
Bağrımda bir kurşun, üstünde el yazın
Alın yazım, yalnızım
Sevgilim, neden?
Sevgilim, neden?
Senin yolunu beklerken
Sevgilim, neden?
Sevgilim, neden?
Senin yolunu beklerken
Bir öpsene, ıslak Kasım yağmurları dudaklarım
Bağrımda bir kurşun, üstünde el yazın
Alın yazım, yalnızım
Nasıl, diye, soruyorsun, anlatamam
Beni neden istemiyorsun?
Laf dinlemez arzularım
Sevgilim, neden?
Sevgilim, neden?
Senin yolunu beklerken
Islak Kasım yağmurları dudaklarım
Bir öpsene
Öpücük söylenmez ki sözcüklerle
Sözcükleri boşa harcıyorsun
Sevgilim neden?
Sevgilim neden?
Neden?
Sevgilim, neden?
Sevgilim, neden?
Senin yolunu beklerken
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku tidak bisa menjadi wanita itu bagi seorang pria
Jika kita tidak bercinta, aku tidak bisa tidur.
Jangan datang kepadaku dalam perjalanan pulang
Diam, tidak ada kejutan dalam keheningan
Apa pun yang saya pelajari, saya belajar dari kesepian
Kamu selalu mengikutiku kemanapun aku pergi
Aku akhirnya menyerah padamu malam ini
Hai kesepian
Sayang, kenapa kamu terdengar seperti teman dekat?
Aku berada di tempat yang sepi dan dingin, entahlah
Dinding yang Anda bangun berbau seperti Anda
Bagaimana caranya? Anda bertanya, saya tidak bisa menjelaskannya
Kenapa kamu tidak menginginkanku?
Keinginan saya tidak mendengarkan kata-kata
Anda membuang-buang kata-kata
Cium aku, bibir hujan Novemberku yang basah
Sebuah peluru di hatiku, tulisan tanganmu di atasnya
Ambillah tulisanku, aku sendirian
Sayang, kenapa?
Sayang, kenapa?
Sambil menunggu jalanmu
Sayang, kenapa?
Sayang, kenapa?
Sambil menunggu jalanmu
Cium aku, bibir hujan Novemberku yang basah
Sebuah peluru di hatiku, tulisan tanganmu di atasnya
Ambillah tulisanku, aku sendirian
Anda bertanya bagaimana caranya, saya tidak bisa menjelaskannya.
Kenapa kamu tidak menginginkanku?
Keinginan saya tidak mendengarkan kata-kata
Sayang, kenapa?
Sayang, kenapa?
Sambil menunggu jalanmu
Hujan November yang basah di bibirku
Beri aku ciuman
Ciuman tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata
Anda membuang-buang kata-kata
Sayangku kenapa?
Sayangku kenapa?
Dari mana?
Sayang, kenapa?
Sayang, kenapa?
Sambil menunggu jalanmu