Lagu lain dari Şanışer
Deskripsi
Dilakukan oleh Shanysher dan Melike Ozdemir
Kata-kata dan musik: Shanysher
Produser: Shanysher
Sutradara: Shanysher
Mixing dan mastering : Kadim Tekin
Desain grafis: Isa Güngör
Lirik dan terjemahan
Asli
Ah.
Bu cihana yazılmış kaçıncı mektup? Kaçıncı itiraf yazısı?
Bir haçı kılavuz gibi ölüme iştiyak gerisi.
Nasırlı gönlün ihtiyar yenisi. Dilimizde nağ tamamm, ucuz bir şiirin albenisi.
Yanaşmış kıyıya düşman itilaf gemisi.
Çaresiz izlemişiz simsiyah denizi.
Kalmamış sevgimizin hiçbir kalpte izi.
Yaşamak zormuş ama iyi ki var demişiz.
Ölmüş içimizde bin ilham perisi, sırtımızda pis bir hançer izi.
Sanki biz kurak çöllerde kavrulurken Tanrı susamış kana ve içmiş Akdeniz'i.
Çok zormuş dostum yaşamak. Bu yüzden kınamamak gerekmiş hiçbir vazgeçişi.
Baksana meğer dünya öldürmüş onca insanı, biz anlamamışız, adına intihar demişiz.
Kimimiz ihtişam, kimimiz ihtiras, kimimiz iktidar delisi.
Oysa yalnızca doğmak ve ölmek gerçekmiş.
-Küçük bir ihtimal gerisi.
-Bu, bu karanlığın içinde yapayalnız kalmışız.
Divane gönlüm yorgun düşmüş. Yanmışım, insanlar sessiz.
Hüsran hepsi.
Biçare herkes yorgun düşmüş. Kör ve mahzus yanlar sessiz.
Hüsran hepsi.
Ah, geziyorum şehri meydanları.
Martıların bile yok eski heyecanları.
Unut git köşelerinde eski tezgâhların, sessiz esnafların, çamurdan simsiyah olmuş rengi meydanların. Gönlü zengin memleketin evsiz evlatları.
Küsmüş mahallelerine, sevmiş ekranları.
Gerçek hep karanlık olduğundan tatlı gelmiş sanal dünyanın ışıklı renkli reklamları.
Öyle pisle çarpıtmış ki bu devrin kavramları, normalleştirmişler kötülüğü, bencil davranmayı.
O kadar aşağılık olmuş ki âdemoğlu artık insanlardan daha çok seviyorum evcil hayvanları.
Özlüyorum eski bayramları. Kulaklarımda manasızlığın keskin naraları.
Yeni günler, yeni çıkan şarkılar gibi aynı. Kulağa hoş geliyorlar ama eksik anlamları.
Divane gönlüm yorgun düşmüş. Yanmışım, insanlar sessiz.
Hüsran hepsi.
Biçare herkes yorgun düşmüş.
Kör ve mahzus yanlar sessiz.
Hüsran hepsi. Hüsran hepsi.
Terjemahan bahasa Indonesia
Ah.
Berapa banyak surat yang telah ditulis untuk dunia ini? Surat pengakuan yang mana?
Selebihnya kerinduan akan kematian ibarat salib yang menjadi penunjuk jalan.
Yang lama dari hatimu yang tidak kapalan. Dalam bahasa kita, sajak baik-baik saja, pesona puisi murahan.
Kapal sekutu musuh berlabuh di pantai.
Kami menyaksikan laut yang gelap gulita tanpa daya.
Tidak ada jejak cinta kita yang tersisa di hati mana pun.
Hidup itu sulit, tapi kami senang memilikinya.
Seribu renungan mati dalam diri kita, bekas belati kotor di punggung kita.
Seolah-olah Tuhan haus darah dan meminum Mediterania saat kita kering di gurun gersang.
Hidup ini sangat sulit, temanku. Itu sebabnya kita tidak boleh mengutuk tindakan menyerah apa pun.
Begini, ternyata dunia ini membunuh begitu banyak orang, kita tidak memahaminya, kita menyebutnya bunuh diri.
Ada di antara kita yang tergila-gila pada keagungan, ada yang tergila-gila pada ambisi, ada pula yang tergila-gila pada kekuasaan.
Namun, hanya lahir dan mati yang nyata.
-Ada kemungkinan kecil sisanya.
-Kita ditinggalkan sendirian dalam kegelapan ini.
Hati sofa saya lelah. Saya terbakar, orang-orang diam.
Itu semua adalah kekecewaan.
Semua orang tidak berdaya dan lelah. Bagian yang buta dan bagian pribadinya tidak bersuara.
Itu semua adalah kekecewaan.
Ah, aku berkeliaran di sekitar alun-alun kota.
Bahkan burung camar pun tidak memiliki kegembiraan seperti dulu.
Lupakan kios-kios tua di pojokan, pedagang yang sepi, alun-alun yang warnanya hitam karena lumpur. Anak-anak tunawisma di negara yang kaya akan jantung.
Dia marah dengan lingkungannya dan menyukai layarnya.
Karena kenyataan selalu gelap, iklan dunia maya yang cerah dan penuh warna tampak manis.
Konsep-konsep zaman ini telah sangat menyimpang sehingga menjadikan perilaku jahat dan egois menjadi normal.
Anak Adam, ini menjadi sangat hina sehingga aku sekarang lebih mencintai hewan peliharaan daripada manusia.
Aku rindu liburan yang lalu. Tangisan tajam tak berarti di telingaku.
Hari-hari baru sama dengan lagu-lagu baru. Kedengarannya bagus tetapi kurang bermakna.
Hati sofa saya lelah. Saya terbakar, orang-orang diam.
Itu semua adalah kekecewaan.
Semua orang tidak berdaya dan lelah.
Bagian yang buta dan bagian pribadinya tidak bersuara.
Itu semua adalah kekecewaan. Itu semua adalah kekecewaan.