Lagu
Artis
Genre
Sampul lagu Siluet

Siluet

5:22Melayu, indie indonesia, r&b indonesia 2025-11-14

Deskripsi

Pengaduk : Ivan Gojaya

Produser: Natania Karin

Produser: Gihon Lohanda

Insinyur Utama: Ivan Gojaya

Insinyur Suara: Ivan Gojaya

Vokalis Latar Belakang: Natania Karin

Ensembel Cello: Jonathan William

Ansambel Gitar: Gihon Lohanda

Pemusik : Andika Putra

Pemusik : Evan Gunardi

Musisi: Kenny Eliezer

Pemusik : Dafish Nanda

Ansambel Biola: Michelle Melody

Ansambel Biola: Mario Lassar

Komposer: Natania Karin

Penulis Lirik: Natania Karin

Arranger: Natania Karin

Arranger: Gihon Lohanda

Lirik dan terjemahan

Asli

Suatu hari kau memutuskan 'tuk sisipkan namaku.

Dalam sebaris gurauan yang menurutku tak lucu.

Kau susulkan dengan tawamu, kau ambil gitarmu.

Sejak saat itu ku bernyanyi 'tuk lihat senyummu.

Tanpa lama kau menetap dalam ruang di hati.

Yang tak pernah sama sejak kau lupa untuk kembali.

Jadi rongga gelap yang telah lupakan bentuk diri.

Ku melihat cinta terselip dari sela jemarimu.

Yang berlari, berlari.

Di dalam kepalaku, kau masih tersenyum mainkan ku sebuah lagu.

Di dalam kepalaku, kau masih duduk melipat tanganmu.

Tengadah kepadaku, ungkapkan kata-kata tentang selamanya.

Di dalam kepalaku, masih muda dan lugu, siluet kita berjalan dan menjauh.

Bayanganmu hadir dalam wujud yang tak kukenali.

Janji-janji yang kunanti dan tak pernah kau tepati.

Kau bilang kau akan membawaku pergi dari sini.

Masih jelas dalam ingatanku bentuk rumah yang kau mau, yang kau mau.

Di dalam kepalaku, kau masih tersenyum mainkan ku sebuah lagu.

Di dalam kepalaku, kau masih duduk melipat tanganmu, mmm.

Tengadah kepadaku, ungkapkan kata-kata tentang selamanya.

Di dalam kepalaku, masih muda dan lugu, siluet kita berjalan dan menjauh.

Pernah kupercaya, mungkin kau tercipta untukku.

Pernah ku mengira, percaya saja sudah cukup.

Membawa mimpi-mimpi yang bertahun kita beri nama cinta atau kasih atau rumah yang abadi.

Rahasia janji suci, air mata altar putih.

'Tuk sesaat kau segalanya, 'tuk sesaat kau selamanya, 'tuk sesaat kau selamanya. 'Tuk sesaat kau selamanya.

'Tuk sesaat kau selamanya.

'Tuk sesaat.

Di dalam kepalamu, ku masih tersenyum nyanyikanmu sebuah lagu.

Di dalam kepalamu, entah bagaimana kita selalu.

Berjalan dalam cukup, wujudkan cita-cita tentang selamanya.

Di dalam kepalamu, sampai tua melayu, siluet kita berjalan, siluet kita berjalan dan tak luruh.

Pernah kupercaya, mungkin kau tercipta untukku.

Pernah ku mengira, percaya saja sudah cukup.

Di dalam kepalaku, kau masih tersenyum mainkan ku sebuah lagu.

Tonton video Natania Karin - Siluet

Statistik lagu:

Pemutaran Spotify

Posisi tangga lagu Spotify

Puncak tangga lagu

Tayangan YouTube

Posisi tangga lagu Apple Music

Shazams Shazam

Posisi tangga lagu Shazam