Lagu lain dari Adira Suhaimi
Deskripsi
Dirilis pada: 14-11-2025
Lirik dan terjemahan
Asli
Kalau ku pergi jauh dari dunia, rindu disulam tawa. Janji kau takkan terluka.
Amati kata-kata tak semudah dibicara jika hayati ayat ini termenung seketika.
Tapi tanpa janji, ku pasti kembali. Ruang yang sunyi kan mulai berbunyi.
Biar kamus aku tutup jadikan nya memori.
Segala luka di hati resapan sampai hari ni.
Dari hati turun ke pena fantasi lalu kujadikan ayat tu terciptalah melodi.
Diulang tayang dengar kembali apa yang dah jadi lalu berkecailah jiwa dilanda ombak tsunami. Dan hari ni aku bercari berdiri.
Rahsia yang hilang aku dah temui. Berjuta tahun berlalu beribu kisah misteri.
Semua yang dah berlalu ada di gelas memori.
Hanya, hanya kamu yang aku minta.
Rindu ini tetap di jiwa.
Janji takkan pernah, tak pernah ku lupa.
Hanya, hanya kamu yang aku minta.
Rindu ini tetap di jiwa.
Janji takkan pernah, tak pernah ku lupa.
Dekat pani begitu erat sampai jasad terlinas.
Jika rasa tak bahagia pulang kemari arinda. Walau berguncang dunia tujuanku masih nyata.
Setiap kata-kata lontarkan puisi cinta. Sastera level jalanan hidup kadang berantakan.
Mungkinkah adanya bunga mawar yang dulu kusirami.
Ini mekar indah beruntung empunya hati. Dari pelusuk daerah bau harum dan misteri.
-Nama kau yang kucari, wajah tak dikenali.
-Berjuta lagu dan puisi, penulisnya -misteri.
-Berlegar-legar kemari mereka masih -mencari. -Aku digelar melike pakar sudut isi hati.
Wahai jiwa yang betapa lama bertahan.
Sabarkan hati, jangan ikutkan perasaan. Di dunia lebih banyak pahit ditelan.
Tutup mata dan rasailah kehidupan.
Hanya, hanya kamu yang aku minta.
Rindu ini tetap di jiwa.
Janji takkan pernah, tak pernah ku lupa.
Hanya, hanya kamu yang aku minta.
Rindu ini tetap di jiwa.
Janji takkan pernah, tak pernah ku lupa.
Kau hidang aku minuman, kuterima kukasihi.
Segala juang kuberi untuk engkau yang di hati. Lalu kau beri padaku itu hanya janji.
Tak sangka yang gelas tadi penuh dengan memori.