Deskripsi
Produser, Pelaku: Zenet
Gitar: Julián Olivares
Saksofon Sopran: Aaron Pozón
Perkusi: Ramón Gonsales
Bass Akustik: Reiner Elizarde
Insinyur Suara: Ernesto Santana
Komposer, Penulis: Antonio Mellado
Komposer, Penulis: Julián Olivares
Komposer, Penulis: Juanlu Mora
Lirik dan terjemahan
Asli
No quiero que me esperes, ni quiero yo esperarte.
Con mi nombre en tu boca, con el sueño a favor.
Quiero decirte cosas y no perder la voz.
No quiero abandonarme en el mar de tus abrazos.
Quiero ser yo contigo, entrelazar los pasos.
Lo que quiero es amarte con todo y sin dolor.
Palabras, palabras. Yo hablo, tú hablas.
Te abrazo, me abrazas y entiendo al final que no nos salva el amor, lo que nos salva es amar.
No quiero acostumbrarme ni quiero tu costumbre.
Quiero que tus olvidos no se acuerden de mí.
Quiero vivir contigo y no morir por ti.
No quiero acompañarte a un exilio de besos.
Quiero que nuestros vasos susurren la canción que bailan los amantes en noches de pasión.
Que se llene la casa de luz y de palabras, de asombros y de calma, y se entienda al final que no nos salva el amor, lo que nos salva es amar.
Palabras, palabras. Yo hablo, tú hablas.
Te abrazo, me abrazas y entiendo al final que no nos salva el amor, lo que nos salva es amar.
Que no nos salva el amor, lo que nos salva es amar.
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku tidak ingin kamu menungguku, aku juga tidak ingin menunggumu.
Dengan namaku di mulutmu, dengan mimpi yang mendukung.
Aku ingin memberitahumu banyak hal dan tidak kehilangan suaraku.
Aku tak ingin meninggalkan diriku di lautan pelukanmu.
Aku ingin menjadi diriku bersamamu, menjalin langkah-langkahnya.
Yang kuinginkan adalah mencintaimu dengan segalanya dan tanpa rasa sakit.
Kata-kata, kata-kata. Saya berbicara, Anda berbicara.
Aku memelukmu, kamu memelukku dan pada akhirnya aku mengerti bahwa cinta tidak menyelamatkan kita, yang menyelamatkan kita adalah cinta.
Saya tidak ingin terbiasa dan tidak ingin kebiasaan Anda.
Aku ingin kelupaanmu tidak mengingatku.
Aku ingin tinggal bersamamu dan tidak mati untukmu.
Aku tidak ingin menemanimu ke pengasingan ciuman.
Aku ingin kacamata kita membisikkan lagu yang menari sepasang kekasih di malam penuh gairah.
Semoga rumah dipenuhi dengan cahaya dan kata-kata, dengan keajaiban dan ketenangan, dan pada akhirnya akan dipahami bahwa cinta tidak menyelamatkan kita, yang menyelamatkan kita adalah cinta.
Kata-kata, kata-kata. Saya berbicara, Anda berbicara.
Aku memelukmu, kamu memelukku dan pada akhirnya aku mengerti bahwa cinta tidak menyelamatkan kita, yang menyelamatkan kita adalah cinta.
Cinta tidak menyelamatkan kita, yang menyelamatkan kita adalah cinta.