Lagu
Artis
Genre
Sampul lagu Hast Du noch Zeit

Hast Du noch Zeit

3:25indie jerman, pop Jerman, pop indie Jerman Album Hast Du Noch Zeit 2025-11-21

Lagu lain dari KAFFKIEZ

  1. Benz
  2. Halb So Schön Wie Du
  3. In Nächten Wie Diesen
Semua lagu

Deskripsi

Produser: Johann Seifert

Komposer: Johannes Eisner

Komposer: Johannes Gottwald

Komposer: Johann Seifert

Penulis Lirik: Johannes Eisner

Penulis Lirik: Johannes Gottwald

Penulis Lirik: Johann Seifert

Lirik dan terjemahan

Asli

Wir sitzen beide vorn im leeren Glas. Der Kopf ist lang schon taub, die Lichter an.
Wir haben alle Kippen aufgeraucht. Mein allerletzter Schein liegt an der
Bar.
Es läuft zum dritten Mal der letzte Song. Das Leergut klirrt im Hintergrund im
Takt.
Und keiner von uns beiden traut sich, irgendwas zu sagen. Ich trau mich in der
Stille nicht zu fragen: Kommst du noch mit zu mir?
Was haben wir zu verlieren? Es ist schon kurz vor vier.
Was soll jetzt noch passieren? Kommst du mit zu mir?
Hast du noch Zeit?
Hast du noch Zeit?
Kommst du noch mit zu mir? Was soll uns schon passieren?
Ich hab ewig Zeit. Verpasst die erste Straßenbahn.
In den Schaufenstern brennt langsam buntes Licht.
Wir stehen wie festgewachsen hier, obwohl wir beide endlos frieren.
Meine Lippen sammeln ihren Mut, knapp die Leine, lass der Frage freien Lauf.
Meine Zunge löst die Stille auf, kann dir endlich sagen, was ich denk.
Kommst du noch mit zu mir?
Was haben wir zu verlieren? Es ist schon kurz vor vier.
Was soll jetzt noch passieren? Kommst du mit zu mir?
Hast du noch Zeit?
Hast du noch Zeit?
Kommst du noch mit zu mir? Was soll uns schon passieren?
Ich hab ewig Zeit.
Ich hab noch ewig.
Ich hab noch ewig. Ich hab, ich hab, ich hab noch ewig.
Hast du noch Zeit?
Hast du noch Zeit?
Kommst du noch mit zu mir? Was soll uns schon passieren?
Ich hab ewig Zeit. Hast du noch
Zeit?
Hast du noch Zeit?
Kommst du noch mit zu mir? Was soll uns schon passieren?
Ich hab ewig Zeit. Hast du noch
Zeit?

Terjemahan bahasa Indonesia

Kami berdua duduk di depan gelas kosong. Kepala sudah lama mati rasa, lampu menyala.
Kami merokok semua puntungnya. Catatan terakhir saya ada di
Batang.
Lagu terakhir diputar untuk ketiga kalinya. Suaranya berdenting di latar belakang
kebijaksanaan.
Dan tak satu pun dari kami yang berani mengatakan apa pun. Saya berani dalam hal itu
Jangan bertanya dalam diam: Apakah kamu masih ikut denganku?
Apa ruginya? Sekarang hampir jam empat.
Apa lagi yang seharusnya terjadi sekarang? Apakah kamu ikut denganku?
Apakah kamu masih punya waktu?
Apakah kamu masih punya waktu?
Apakah kamu masih ikut denganku? Apa yang harus terjadi pada kita?
Saya punya selamanya. Ketinggalan trem pertama.
Lampu warna-warni perlahan menyala di jendela toko.
Kami berdiri di sini seolah-olah kami membeku, meskipun kami berdua kedinginan tanpa henti.
Bibirku mengumpulkan keberanian, mengencangkan tali pengikat, membiarkan pertanyaan mengalir.
Lidahku melarutkan kesunyian dan akhirnya bisa memberitahumu apa yang kupikirkan.
Apakah kamu masih ikut denganku?
Apa ruginya? Sekarang hampir jam empat.
Apa lagi yang seharusnya terjadi sekarang? Apakah kamu ikut denganku?
Apakah kamu masih punya waktu?
Apakah kamu masih punya waktu?
Apakah kamu masih ikut denganku? Apa yang harus terjadi pada kita?
Saya punya selamanya.
Aku masih punya selamanya.
Aku masih punya selamanya. Aku punya, aku punya, aku punya selamanya.
Apakah kamu masih punya waktu?
Apakah kamu masih punya waktu?
Apakah kamu masih ikut denganku? Apa yang harus terjadi pada kita?
Saya punya selamanya. Anda masih memilikinya
Waktu?
Apakah kamu masih punya waktu?
Apakah kamu masih ikut denganku? Apa yang harus terjadi pada kita?
Saya punya selamanya. Anda masih memilikinya
Waktu?

Tonton video KAFFKIEZ - Hast Du noch Zeit

Statistik lagu:

Pemutaran Spotify

Posisi tangga lagu Spotify

Puncak tangga lagu

Tayangan YouTube

Posisi tangga lagu Apple Music

Shazams Shazam

Posisi tangga lagu Shazam