Lagu lain dari Lola Cedès
Deskripsi
Produser: Didier sang Produser
Produser: Lola Cedes
Vokal: Lola Cedès
Komposer, Penulis Lirik, Penulis: Didier de Ruyter
Komposer, Penulis Lirik, Penulis: Lola Volgering
Lirik dan terjemahan
Asli
Er is iets in de verte.
Er is iets wat ik los moet laten, maar ik hou het stevig vast.
Vind me achter dichte ramen. Geen weerkaatsing die naar binnen mag.
Ik sloot me altijd op.
Geen gedachte die me zocht. Wanneer houdt de stilte op?
Al weet ik niet of me dit wel lukt.
Ik zie de wolken, ik kan niet meer terug. Want in het niets ligt de waarheid soms.
Ik hoor de stem van mijn geboortegrond. Er is iets in de verte.
Als ik beter luister naar de golven, ebbt de heimwee dan vanzelf weer weg?
Durf ik iets anders dan zes te gooien?
Heb ik al alles wat ik nodig heb?
Ik sloot me altijd op.
Geen gedachte die me zocht. Maar nu houdt de stilte op.
Al weet ik niet of me dit wel lukt.
Ik zie de wolken, ik kan niet meer terug. Want in het niets ligt de waarheid soms.
Ik hoor de stem van mijn geboortegrond. Er is iets in de verte.
Want in het niets, niets, niets, niet, niets ligt de waarheid soms. Als de geboorte.
Al weet ik niet of me dit wel lukt.
Ik zie de-- de waarheid soms.
En ik kan niet meer terug.
Al weet ik niet of me dit wel lukt.
Ik zie de wolken, ik kan niet meer terug. Al weet ik niet of me dit wel lukt.
Ik zie de wolken, ik kan niet meer terug. Want in het niets ligt de waarheid soms.
Ik hoor de stem van mijn geboortegrond. Er is iets in de verte.
Want in het niets, niets, niets, niet, niets ligt de waarheid soms.
Als de geboorte.
Terjemahan bahasa Indonesia
Ada sesuatu di kejauhan.
Ada sesuatu yang harus kulepaskan, tapi aku pegang erat-erat.
Temukan aku di balik jendela yang tertutup. Tidak ada refleksi yang diperbolehkan masuk.
Aku selalu mengurung diri.
Tidak ada pikiran yang mencariku. Kapan keheningan ini akan berakhir?
Meskipun aku tidak tahu apakah aku bisa melakukan ini.
Saya melihat awan, saya tidak bisa kembali. Karena terkadang kebenaran terletak pada ketiadaan.
Aku mendengar suara tempat kelahiranku. Ada sesuatu di kejauhan.
Jika saya mendengarkan lebih dekat deburan ombak, apakah rasa rindu akan kampung halaman akan hilang dengan sendirinya?
Beranikah saya mendapatkan yang lain selain enam?
Apakah saya sudah memiliki semua yang saya perlukan?
Aku selalu mengurung diri.
Tidak ada pikiran yang mencariku. Namun kini keheningan itu berakhir.
Meskipun aku tidak tahu apakah aku bisa melakukan ini.
Saya melihat awan, saya tidak bisa kembali. Karena terkadang kebenaran terletak pada ketiadaan.
Aku mendengar suara tempat kelahiranku. Ada sesuatu di kejauhan.
Karena terkadang kebenaran terletak pada ketiadaan, ketiadaan, ketiadaan, ketiadaan, ketiadaan. Seperti kelahiran.
Meskipun aku tidak tahu apakah aku bisa melakukan ini.
Aku terkadang melihat kebenarannya.
Dan aku tidak bisa kembali.
Meskipun aku tidak tahu apakah aku bisa melakukan ini.
Saya melihat awan, saya tidak bisa kembali. Meskipun aku tidak tahu apakah aku bisa melakukan ini.
Saya melihat awan, saya tidak bisa kembali. Karena terkadang kebenaran terletak pada ketiadaan.
Aku mendengar suara tempat kelahiranku. Ada sesuatu di kejauhan.
Karena terkadang kebenaran terletak pada ketiadaan, ketiadaan, ketiadaan, ketiadaan, ketiadaan.
Seperti kelahiran.