Lagu lain dari The Tyets
Deskripsi
Produser: St Woods
Lirik dan terjemahan
Asli
Hauria de despertar-me. No sé què és el que m'espera.
Hauria de reinventar-me i no he trobat la manera.
Tengo todo lo que me ha quedado en el pecho.
Ya no me cabe el corazón. Uh, uh, uh. Hauria de despertar-me.
Uh, uh, uh. M'hauria de despertar.
Ser, ballar, lluitar és tot el que em queda.
Cridar, plorar, cantar, però a la meva manera. Hauria de despertar-me. Hauria de despertar.
Hauria de despertar-me. Quiero ser lo que yo quiera.
Quiero ser lo que yo quiera. Quiero ser lo que yo quiera.
Tengo que abrazarme lo más fuerte que yo pueda. Sé que no llego tarde.
No es tarde, no es tarde.
Tinc tot el que me queda dins del pit. Ja no m'hi cap el coraçó.
Tinc tot el que me queda dins del pit.
Ja no m'hi cap el coraçó. Ser, ballar, lluitar és tot el que em queda.
Cridar, plorar, cantar, però a la meva manera. Hauria de despertar-me.
Hauria de despertar. Hauria de despertar-me.
Quiero ser lo que yo quiera. Quiero ser lo que yo quiera.
Quiero ser lo que yo quiera.
Quantes vegades m'he quedat aquí esperant-te?
Quantes vegades t'he somiat tirat al llit? Hauria de despertar-me. Tengo que despertar.
Hauria de despertar-me. Quiero ser lo que yo quiera.
Ser, ballar, lluitar. Es todo lo que queda.
Reír, gritar, cantarlo, pero a mi manera. Tengo que despertarme. Tengo que despertar.
Tengo que despertarme. Quiero ser lo que yo quiera.
Ser, ballar, lluitar. És tot el que em queda.
Cridar, plorar, cantar, però a la meva manera. Hauria de despertar. Hauria de despertar.
Hauria de despertar-me. Hauria de despertar.
Terjemahan bahasa Indonesia
Sudah waktunya membangunkanku. Aku tidak tahu apa yang menungguku.
Saya mencoba menemukan kembali diri saya dan saya belum menemukan caranya.
Saya memiliki semua yang tersisa di dada saya.
Hatiku sudah tidak muat lagi. Uh-uh-uh. Sudah waktunya membangunkanku.
Uh-uh-uh. Lama sekali untuk bangun.
Ser, ballar, lluitar yang tersisa.
Berteriak, berduka, bernyanyi, tetapi dengan cara yang sama. Sudah waktunya membangunkanku. Hauria untuk bangun.
Sudah waktunya membangunkanku. Saya ingin menjadi apa yang saya inginkan.
Saya ingin menjadi apa yang saya inginkan. Saya ingin menjadi apa yang saya inginkan.
Aku harus memeluk diriku sekuat tenaga. Aku tahu aku tidak terlambat.
Ini belum terlambat, belum terlambat.
Itu semua yang aku tinggalkan din dari lubangnya. Aku belum menangkap hatiku.
Itu semua yang aku tinggalkan din dari lubangnya.
Aku belum menangkap hatiku. Ser, ballar, lluitar yang tersisa.
Berteriak, berduka, bernyanyi, tetapi dengan cara yang sama. Sudah waktunya membangunkanku.
Hauria untuk bangun. Sudah waktunya membangunkanku.
Saya ingin menjadi apa yang saya inginkan. Saya ingin menjadi apa yang saya inginkan.
Saya ingin menjadi apa yang saya inginkan.
Berapa lama aku tinggal di sini menunggumu?
Berapa kali dia somiat melempar lampunya? Sudah waktunya membangunkanku. Saya harus bangun.
Sudah waktunya membangunkanku. Saya ingin menjadi apa yang saya inginkan.
Jadilah, menari, menangis. Hanya itu yang tersisa.
Tertawa, berteriak, nyanyikan, tapi dengan caraku. Saya harus bangun. Saya harus bangun.
Saya harus bangun. Saya ingin menjadi apa yang saya inginkan.
Jadilah, menari, menangis. Hanya itu yang tersisa.
Berteriak, berduka, bernyanyi, tetapi dengan cara yang sama. Hauria untuk bangun. Hauria untuk bangun.
Sudah waktunya membangunkanku. Hauria untuk bangun.