Lagu lain dari Kamil Bednarek
Deskripsi
Komposer : Kamil Bednarek
Komposer: Jan Smoczyński
Penulis Lirik: Kamil Bednarek
Lirik dan terjemahan
Asli
Kartki z kalendarza spadają niczym jesienne liście z drzew.
W zawiłości mego życia dawno pogubiłem się.
Słucham sumienia, co do ucha szeptem opowiada o tym, że już dawno powinienem przestać oglądać się za siebie, bo patrząc wstecz będę się potykać o każdy kolejny nowy dzień.
Więc szukam spokoju ducha.
Nie chcę już tłumić uczuć w sobie, które wzbudzają wstyd w ludziach, co boją się żyć.
Nie chcę już życia w szarym kolorze, kiedy serce jest pełne barw.
Już nie raz ktoś pytał, czy w człowieku jest człowiek?
Czy w człowieku jest człowiek?
Kartki z kalendarza spadają niczym jesienne liście z drzew.
W zawiłości mego życia dawno pogubiłam się, więc szukam spokoju ducha.
Jeśli dziś może być tym magicznym dniem, który zmieni historii bieg.
Los uśmiechnie się znów, a ja wyznam, że nie chcę już tłumić uczuć w sobie, które wzbudzają wstyd w ludziach, co boją się żyć.
Nie chcę już życia w szarym kolorze, kiedy serce jest pełne barw.
Już nie raz ktoś pytał, czy w człowieku jest człowiek?
Czy w człowieku jest człowiek?
Terjemahan bahasa Indonesia
Halaman kalender berjatuhan seperti dedaunan musim gugur dari pepohonan.
Saya tersesat dalam kompleksitas hidup saya sejak lama.
Saya mendengarkan hati nurani saya, berbisik di telinga saya bahwa saya seharusnya berhenti melihat ke belakang sejak lama, karena dengan melihat ke belakang saya akan tersandung setiap hari.
Jadi saya mencari ketenangan pikiran.
Saya tidak ingin lagi memendam perasaan yang membuat orang merasa malu dan takut untuk hidup.
Aku tak ingin lagi hidup kelabu saat hatiku penuh warna.
Ada yang bertanya lebih dari satu kali apakah ada manusia di dalam manusia?
Apakah ada laki-laki di dalam laki-laki?
Halaman kalender berjatuhan seperti dedaunan musim gugur dari pepohonan.
Saya sudah lama tersesat dalam kompleksitas hidup saya, jadi saya mencari ketenangan pikiran.
Jika hari ini bisa menjadi hari ajaib yang akan mengubah jalannya sejarah.
Takdir akan kembali tersenyum dan aku akui aku tak ingin lagi memendam perasaan yang membuat orang merasa malu dan takut untuk hidup.
Aku tak ingin lagi hidup kelabu saat hatiku penuh warna.
Ada yang bertanya lebih dari satu kali apakah ada manusia di dalam manusia?
Apakah ada laki-laki di dalam laki-laki?