Asli
Baby, ¿qué tú espera'?
Si tú y yo conectamo' la primera vez que nos vimo' los ojo'.
No hay manera de que me olvide de esa piel canela.
Quedaron secuelas de esa noche que tú y yo paramos el tiempo frente a frente, cuerpo a cuerpo.
Yo no sé por qué tan lejos vas.
No tiene sentido que con esto que sentimos tú estés por otro camino, no es normal. Baby, tú y yo, que eso no tiene sentido.
Baby, si ya coincidimos y un par de cosas vivimos, no es normal.
Baby, tú y yo, que eso no tiene sentido. No tiene sentido.
No tiene sentido.
Oh, oh, oh.
Dime, mami, qué fue, qué se me hizo, que hace tiempo no te localizo.
Manda ubi, que yo te aterrizo. Te pienso y me erizo.
A tu nombre yo me desahogo, el video que hicimo' ese lo utilizo. La carne en el cielo y la ropa en el piso.
Bebé, hace tiempo que no te veo, que no me escribes, que no te leo.
Con mi mente a veces peleo porque me dice que me olvide, baby, que tú y yo paramos el tiempo frente a frente, cuerpo a cuerpo.
Yo no sé por qué tan lejos vas.
No tiene sentido que con esto que sentimos tú estés por otro camino, no es normal.
Baby, tú y yo, que eso no tiene sentido.
Baby, si ya coincidimos y un par de cosas vivimos, no es normal. Baby, tú y yo, que eso no tiene sentido.
Eso no tiene sentido. No tiene sentido.
No tiene sentido.
No tiene sentido.
Oh, oh, oh.
Terjemahan bahasa Indonesia
Sayang, tunggu apa lagi?
Jika kau dan aku terhubung' saat pertama kali kita bertemu' mata'.
Tidak mungkin aku melupakan kulit sawo matang itu.
Ada konsekuensi dari malam itu ketika Anda dan saya menghentikan waktu sambil bertatap muka, bergandengan tangan.
Aku tidak tahu kenapa kamu bertindak sejauh ini.
Tidak masuk akal bahwa dengan apa yang kami rasakan Anda berada di jalur lain, itu tidak normal. Sayang, kamu dan aku, itu tidak masuk akal.
Sayang, kalau kita sudah sepakat dan mengalami beberapa hal, itu tidak normal.
Sayang, kamu dan aku, itu tidak masuk akal. Itu tidak masuk akal.
Itu tidak masuk akal.
Oh, oh, oh.
Katakan padaku, Bu, ada apa, apa yang terjadi padaku, aku sudah lama tidak menemukanmu.
Kirim ubi, aku akan mendaratkanmu. Aku memikirkanmu dan aku marah.
Atas nama anda saya curhat, saya menggunakan video yang kami buat. Daging di langit dan pakaian di lantai.
Sayang, aku sudah lama tidak bertemu denganmu, kamu belum menulis surat kepadaku, aku belum membacakan surat untukmu.
Terkadang aku bergumul dengan pikiranku karena pikiranku menyuruhku untuk melupakan, sayang, bahwa kau dan aku menghentikan waktu secara tatap muka, tubuh ke tubuh.
Aku tidak tahu kenapa kamu bertindak sejauh ini.
Tidak masuk akal bahwa dengan apa yang kami rasakan Anda berada di jalur lain, itu tidak normal.
Sayang, kamu dan aku, itu tidak masuk akal.
Sayang, kalau kita sudah sepakat dan mengalami beberapa hal, itu tidak normal. Sayang, kamu dan aku, itu tidak masuk akal.
Itu tidak masuk akal. Itu tidak masuk akal.
Itu tidak masuk akal.
Itu tidak masuk akal.
Oh, oh, oh.