Lagu lain dari Racing Mount Pleasant
Deskripsi
Komposer, Penulis: Samuel DuBose
Komposer, Penulis: Samuel Uribe
Komposer, Penulis: Kaysen Chown
Komposer, Penulis: Tyler Thenstedt
Komposer, Penulis: Casey Cheatham
Komposer, Penulis: Callum Roberts
Komposer, Penulis: Connor Hoyt
Produser: Racing Mount Pleasant
Lirik dan terjemahan
Asli
You're the one that needs a body.
I see it in the way you smile.
I sometimes, sometimes I love it.
Go ahead, I'll be your wild.
And the rain, it's always all red.
And then tomorrow, tomorrow, tomorrow's out of sight.
It's always just fine.
Can you be really good for just one night?
I don't know the reason why.
I can't leave your eyes.
It keeps on coming down on me.
Can't we stay inside?
She gets in my lungs, I swear I'll die.
The feeling of your warmth as you hold me tight.
So they tend on my freezing mind.
I'll see you back inside.
I didn't know what you came to be.
Bound to wear the bloody feet.
And I feel as if she owns my soul.
Do it again, do it again, do it again and again and again and again and again and again.
I don't know the reason why.
I can't leave your eyes.
It keeps on coming down on me.
Can't we stay inside?
I don't know the reason why.
I can't leave your eyes.
It keeps on coming down on me.
Can't we stay inside?
Terjemahan bahasa Indonesia
Kaulah yang membutuhkan tubuh.
Aku melihatnya dari caramu tersenyum.
Terkadang, terkadang aku menyukainya.
Silakan, aku akan menjadi liarmu.
Dan hujan, selalu berwarna merah.
Lalu besok, besok, besok tidak lagi terlihat.
Itu selalu baik-baik saja.
Bisakah kamu menjadi sangat baik hanya untuk satu malam?
Saya tidak tahu alasannya.
Aku tidak bisa meninggalkan matamu.
Itu terus menimpa saya.
Tidak bisakah kita tetap di dalam?
Dia masuk ke paru-paruku, aku bersumpah aku akan mati.
Perasaan hangatmu saat kamu memelukku erat.
Jadi mereka cenderung memikirkan pikiran saya yang membeku.
Sampai jumpa kembali di dalam.
Aku tidak tahu kamu jadi apa.
Pasti memakai kaki yang berdarah.
Dan aku merasa dialah pemilik jiwaku.
Lakukan lagi, lakukan lagi, lakukan lagi dan lagi dan lagi dan lagi dan lagi dan lagi.
Saya tidak tahu alasannya.
Aku tidak bisa meninggalkan matamu.
Itu terus menimpa saya.
Tidak bisakah kita tetap di dalam?
Saya tidak tahu alasannya.
Aku tidak bisa meninggalkan matamu.
Itu terus menimpa saya.
Tidak bisakah kita tetap di dalam?