Lagu lain dari The Summer Set
Deskripsi
Komposer: Set Musim Panas
Produser: Set Musim Panas
Lirik dan terjemahan
Asli
In the back of the van across Ohio, trying hard to fake a smile.
Even if this dream is coming to an end.
'Cause like a flash in the pan, I'm out of style. Didn't go the extra mile.
Waited for those fifteen minutes to begin.
The doors were closing all around me, until I opened up my eyes.
And now it feels like I'm alive for the first time.
Yeah, it feels like I'm alive for the first time.
Rising up like a phoenix in the summer, everything in technicolor.
All my troubles in the rearview, far behind.
So call your friends, call your brother. Let's be good to one another, and meet me down at Ninth and
Nash on Tuesday night.
'Cause I've been waiting for this moment, so it comes as no surprise.
Now it feels like I'm alive for the first time.
Yeah, it feels like I'm alive for the first time.
For the first time.
Yeah, it feels like I'm alive. I wanna live.
No, there's nothing that I won't give to be back in the place where I belong.
We got one more song. I wanna breathe, feel the ground underneath my feet.
Let the wind fill the space between my lungs. Taste it on my tongue.
'Cause I've been waiting for this moment. So I'm gonna get it right.
Yeah, it feels like I'm alive for the first time.
Terjemahan bahasa Indonesia
Di bagian belakang van di seberang Ohio, berusaha keras untuk memalsukan senyuman.
Meski mimpi ini akan segera berakhir.
Karena bagaikan kilat dalam panci, aku kehabisan gaya. Tidak bekerja ekstra.
Menunggu lima belas menit itu dimulai.
Pintu-pintu di sekelilingku tertutup, sampai aku membuka mataku.
Dan sekarang aku merasa hidup untuk pertama kalinya.
Ya, rasanya aku hidup untuk pertama kalinya.
Bangkit seperti burung phoenix di musim panas, semuanya berwarna teknik.
Segala kesusahanku di kaca spion, tertinggal jauh.
Jadi teleponlah temanmu, teleponlah saudaramu. Mari kita bersikap baik satu sama lain, dan temui aku di Kesembilan dan
Nash pada Selasa malam.
Karena aku sudah menunggu momen ini, jadi ini bukan kejutan.
Sekarang rasanya seperti aku hidup untuk pertama kalinya.
Ya, rasanya aku hidup untuk pertama kalinya.
Untuk pertama kalinya.
Ya, rasanya aku hidup. Saya ingin hidup.
Tidak, tidak ada yang tidak akan kuberikan agar bisa kembali ke tempat asalku.
Kami punya satu lagu lagi. Aku ingin bernapas, merasakan tanah di bawah kakiku.
Biarkan angin mengisi ruang di antara paru-paruku. Rasakan di lidahku.
Karena aku sudah menunggu saat ini. Jadi aku akan melakukannya dengan benar.
Ya, rasanya aku hidup untuk pertama kalinya.