Lagu lain dari JupiJej
Lagu lain dari Marceli Bober
Deskripsi
Produser: Marceli Bober
Pemrogram: Marceli Bober
Komposer: Marceli Bober
Penulis Lirik: Bartosz Guz
Penulis Lirik: Filip Kajzer
Insinyur Campuran: Marceli Bober
Insinyur Utama: Marceli Bober
Vokal: JupiJej
Vokal: Kajzer
Lirik dan terjemahan
Asli
Paru typów się pytało, żaden już nie pyta.
Paru typów się dziwiło, teraz żaden nie wydziwia. Dwa cztery na siedem pracuje fabryka.
Z miasta nie muszę się zwijać, bo daleko mi do fika.
Jak balon nie pękam odkąd pamięcią sięgam, a silna ręka chowa folię w bokserkach. Ej, już nie za fryty, już nie gramy w berka.
Najlepszy krytyk to jak w lustro zerkam. Czasami się wkurwię, bo sam sobie robię podwórkę.
Chcę duże ryby, mam już dość uklei. Może zostanę nurkiem i wyłowię sumkę.
Jak pytasz mnie o zwrotkę, to dam funkiel nówkę.
Twoje ledwo zaliczyły pierwszą rundę, bo są wtórne i nigdy nie pojadą na tournée. Piszę laurkę i ją włożę w urnę.
Do kogo -poszła, to już Bóg wie. -Są nieodpuszczasz mnie grubą rybą nazwą.
Znają nazwisko, ma poznać imię całe miasto.
Już się nie ślinię, tylko myślę jak brać to. Sporo rozkminek, skąd czerpać bogactwo.
Plan zebrać kapustę i wyplewić buractwo. Ty patrz to, u nas mlaska pod las rąk.
Grała Marsza Kiszka, ale to było już dawno. Teraz czas, żeby zagrać pierwszy skrzypce nastał.
Wszystko, co mówiłeś wiem, że to jest maska, żeś się ciut pospieszył, no i zaliczyłeś falstart.
Sporo nauczyły błędy, nauczyła flaska.
W kieszeni grzyby, wrzucam trufle do garnka.
Terjemahan bahasa Indonesia
Beberapa orang bertanya, tidak ada satupun yang bertanya lagi.
Beberapa orang terkejut, sekarang tidak ada satupun yang terkejut. Dua empat kali tujuh pabrik sedang bekerja.
Aku tidak perlu keluar kota karena aku jauh dari Fika.
Bagaikan sebuah balon, aku belum pernah memecahkannya seingatku, dan sebuah tangan yang kuat menyembunyikan kertas timah itu di dalam celana boxerku. Hei, jangan kentang goreng lagi, kita tidak main kejar-kejaran lagi.
Kritikus terbaik adalah ketika saya bercermin. Terkadang saya kesal karena saya mengerjakan pekarangan saya sendiri.
Aku ingin ikan besar, aku muak dengan suram. Mungkin saya akan menjadi penyelam dan menangkap ikan lele.
Jika Anda meminta saya sebuah ayat, saya akan memberi Anda sebuah ayat baru.
Anda hampir tidak berhasil melewati babak pertama karena mereka berada di urutan kedua dan tidak akan pernah mengikuti tur. Saya sedang menulis kartu dan saya akan memasukkannya ke dalam guci.
Tuhan tahu kepada siapa dia pergi. -Kamu tidak akan memaafkanku karena menjadi ikan besar.
Mereka tahu namanya, seluruh kota harus tahu namanya.
Saya tidak ngiler lagi, saya hanya memikirkan bagaimana cara meminumnya. Banyak sekali petunjuk dimana mendapatkan kekayaan.
Rencananya adalah mengumpulkan kubis dan membuang bitnya. Anda lihat ini, tangan kita berbunyi klik.
Dia berperan sebagai Marsha Kiszka, tapi itu sudah lama sekali. Sekarang saatnya memainkan biola pertama.
Semua yang Anda katakan, saya tahu itu topeng, Anda sedikit terburu-buru dan awal yang salah.
Kesalahan mengajari kami banyak hal, botol mengajari kami banyak hal.
Jamur di sakuku, aku melempar truffle ke dalam panci.