Deskripsi
Vokal: Oos Kesbeke
Vokal: Davey Bindervoet
Produser: Bas Kok
Produser: Frans Frederiks
Produser: Lorenzo Cortes
Produser: Roël Donk
Penulis Lirik: Bas Kok
Penulis Lirik: Frans Frederiks
Penulis Lirik: Lorenzo Cortes
Penulis Lirik: Roël Donk
Lirik dan terjemahan
Asli
Winterse nacht, licht op de gracht. Kerst in Amsterdam.
Voor dag en dauw, door wind en door kou. Kerst in Amsterdam.
We hebben niet veel, maar hebben genoeg, want we hebben elkaar.
Zing met z'n allen uit volle borst: fijne kerst en gelukkig nieuwjaar!
De gracht die glanst en weerspiegelt het licht. De kerstboom staat op de dam.
De markt staat vol met kransjes en stol. Het is druk in elk restaurant.
Het is de mooiste tijd. Verlichting die schijnt. Gezang van het koor op het plein.
Met een pot augurken in de hand zingen we zij aan zij.
Winterse nacht, licht op de gracht. Kerst in Amsterdam.
Voor dag en dauw, door wind en door kou. Kerst in Amsterdam.
We hebben niet veel, maar hebben genoeg, want we hebben elkaar.
Zing met z'n allen uit volle borst: fijne kerst en gelukkig nieuwjaar!
We zijn nu samen aan het einde gekomen. Wat was het een prachtig jaar.
Bloed, zweet en tranen. Mooie momenten hebben we samen gemaakt.
En het was net nog herfst en nu is het kerst. De dagen vlogen voorbij.
Een pot augurken onder de boom.
Eentje voor jou en voor mij.
Lalala, lalala, lalalala.
Lalala, lalala, lalalala. Lalala, lala, lalala.
Fijne kerst en gelukkig nieuwjaar!
Terjemahan bahasa Indonesia
Malam musim dingin, lampu di kanal. Natal di Amsterdam.
Sebelum fajar, melewati angin dan kedinginan. Natal di Amsterdam.
Kita tidak punya banyak, tapi kita punya cukup, karena kita punya satu sama lain.
Semua orang bernyanyi sekuat tenaga: Selamat Natal dan Tahun Baru!
Kanal yang bersinar dan memantulkan cahaya. Pohon Natal ada di bendungan.
Pasar penuh dengan karangan bunga dan stollen. Sibuk di setiap restoran.
Ini saat yang paling indah. Pencahayaan yang bersinar. Bernyanyi dari paduan suara di alun-alun.
Dengan sebotol acar di tangan, kami bernyanyi berdampingan.
Malam musim dingin, lampu di kanal. Natal di Amsterdam.
Sebelum fajar, melewati angin dan kedinginan. Natal di Amsterdam.
Kita tidak punya banyak, tapi kita punya cukup, karena kita punya satu sama lain.
Semua orang bernyanyi sekuat tenaga: Selamat Natal dan Tahun Baru!
Kami sekarang telah mencapai akhir bersama. Sungguh tahun yang luar biasa.
Darah, keringat dan air mata. Kami menciptakan momen indah bersama.
Dan saat itu baru musim gugur dan sekarang Natal. Hari-hari berlalu.
Sebotol acar di bawah pohon.
Satu untukmu dan untukku.
Lalala, lalala, lalalala.
Lalala, lalala, lalalala. Lalala, lala, lalala.
Selamat Natal dan Selamat Tahun Baru!